Produk Transmigran Masuk Pasar – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Produk Transmigran Masuk Pasar

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah intens melakukan upaya promosi keunggulan daerah. Salah satunya dengan mempromosikan produk sektor transmigrasi dan produk Industri Kecil dan Menengah.

Laksana yang digagas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Malteng dalam pameran dan expose Ketransmigrasian dan pameran Industri Kecil Menengah, Rabu (2/11) di pelataran Kantor Perpustakaan Daerah Malteng serta kantor Dewan Kerajinan Nasional Daerah Maluku Tengah.

“Produk ketransmigrasian yang dipromosikan berasal dari seluruh wilayah pemukiman transmigrasi di Malteng. Yakni, UPT Huaulu, Sariputih SP 1 dan SP 2, Deaa Wimusi, Kobi, Samal, Tanah Merah UPT Karlutu SP 1 dan SP 2. Termasuk Produk warga transmigrasi lokal dari Negeri Isu dan Yafila,” ungkap Ketua panitia pameran dan Expose Ketransmigrasian dan Pameran IKM, George Imtopiana.

Promosi yang dilakukan dalam bentuk memamerkan hasil pertanian dan perkebunan, termasuk produk kerajinan tangan berbahan SDA lokal setempat diharapkan menjadi sarana mendorong optimalisasi pembangunan dibidang ketransmigrasian dan Induatri Kecil dan Menengah.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas, mutu dan daya saing pelaku produksi unggulan pertanian dan perkebunan serta industri kecil dan menengah di Kabupaten Maluku Tengah. Sekaligus dalam rangka menginisasi kerjasama kemitraan dengan pihak swasta,” kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini.
Upaya promosi ini menuai pujian dari Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua.

“Promosi melalui pameran seperti ini sangat penting dan strategis dalam mendorong peningkatan daya saing produk lokal masyarakat. Sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mempertemukan pelaku industri dengan pihak swasta,” puji bupati.

Diharapkan, pameran dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menampilkan produk-produk unggulan Kabupaten Malteng yang memiliki daya saing dari segi mutu dan produktivitas. “Ini momentum meningkatkan daya saing. Semoga melalui kesempatan ini, produk unggulan ketransmigrasian dan industri kecil menengah dapat diangkat di tingkat provinsi maupun nasional nantinya,” harap bupati.

Pantauan koran ini, selain memamerkan produk, warga transmigran dan pelaku industri Kecil dan menengah juga mendemonstrasikan metode dan konsep pengolahan lahan dan kerajinan yang untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Produk unggulan yang dihasilkan diantaranya adalah kerajinan tangan berbahan bambu, pangan olahan berbahan sagu, pisang dan hasil perkebunan lain, serta olahan hasil perikanan.

“Produk olahan dan kerajinan Maluku Tengah sangat variatif, namun butuh campur tangan pemerintah dalam bentuk pendanaan untu peningkatkan daya saing,” nilai umar, salah satu pengunjung pameran.(mYx)

Most Popular

To Top