Intimidasi-Teror Ramai di Buru – Ambon Ekspres
Politik

Intimidasi-Teror Ramai di Buru

AMBON,AE.—Pemilihan Bupati dan wakil Bupati kabupaten Buru 2017, diwarnai intimidasi dan teror. Pasangan calon dan tim suskes diminta untuk berkontestasi secara demokratis, elegan, bermartabat, dan berkeadaban. Tim pemenangan pasangan Bakir Lumbessy-Amrullah Madani Hentihu dengan akronim BARU, Ikram Umasugi mengaku hal itu.

Tim pasangan BARU juga sudah memiliki bukti. Namun, belum dilaporkan kepada pihak yang berwajib, baik Panwaslu maupun kepolisian.

“Intformasi itu dari pasangan RAMA. Bukti-bukti banyak. Itu sudah dilakukan sejak lama. Semua baliho di kota Namlea mereka bolong-bolongkan. Memang sudah ada bukti-bukti, tapi biarkan saja. Kita mau menang, jadi harus sabar saja,” ungkap Ikram via seluler, Kamis (17/11).

Oleh karena itu, ketua DPC PKB Buru itu mengimbau simpatisan BARU agar tidak tersulut. Sebab, pasangan BARU menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai.

“Kami berharap kepada seluruh simpatisan pasangan BARU jangan mengikuti apa yang mereka (RAMA) lakukan terhadap kita. Masyarakat tahu, bahwa mereka sudah melanggar aturan-aturan dalam Pilkada tersebut, ”katanya.
Tim pasangan RAMA, Aziz Hentihu mengungkapkan, teror dan intimidasi itu berupa perusakan baliho pasangan Bakri Lumbessy-Amrullah Madani Hentihu dengan akronim BARU, ancaman terhadap orang tua siswa yang menentukan pilihan ke pasangan BARU.

“Pelemparan, perobekkan baliho, ancaman orang tua siswa oleh para kepala sekolah dan guru. Bahkan ada yang rumah dan tokonya diserang, karena dia menjadi MC pada acara deklarasi pasangan BARU, 23 Oktober lalu. Tetapi kita santai menanggapinya,” kata Aziz kepada Ambon Ekspres, Selasa (15/11).

Meski demikian, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP kabupaten Buru memastikan, tim dan pasangan BARU tidak termakan dengan intimidasi dan teror serta ancaman tersebut. Sebab, menjunjung kontestasi Pilkada yang sportif. “Kita jauh dengan cara-cara mengintimidasi, agitasi dan lain-lain. Sportifitas adalah wajib,”tandasnya.

Sebelumnya, Aziz juga meminta aparat kepolisian untuk melakukan proteksi dini terhadap ancaman teror dan kekerasan. Pasalnya, potensinya dinilai cukup tinggi. “Kami meminta aparat keamanan proteksi dini berbagai hal,”kata dia.

Permintaan Aziz menyusul teror yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap wartawan Siwalima yang simpatisan BARU Lili Ohorella di Namlea, Minggu (13/11) subuh sekitar pukul 04.00 wit. Lemparan itu memecahkan dua buah kaca jendela di ruang makan dan dua lainnya jatuh di halaman.

Bahkan, terdapat dua lembar kertas yang diikat pada batu. Kertas itu berisi tulisan ancaman. Pelaku belum diketahui. Termasuk motif tindakannya.

Ketua tim pasangan Ramly Umasugi-Amus Besan dengan akronim RAMA, Iksan Tinggapy ketika dikonfirmasi mengaku, tim RAMA tidak melakukan intimidasi maupun teror selama tahapan Pilkada. Justeru, RAMA yang diserang secara pribadi lewat media sosial facebook.

“Tidak ada teror menteror dan intimidasi. Kalau lihat postingan di FB (Facebook) terkait kampanye, kita lihat siapa yang teror, siapa yang mengancam, siapa yang menyerang pribadi-pribadi orang. Kami tidak pernah menyerang pribadi-pribadi orang,”tegas Iksan.

Iksan menyatakan, pasangan RAMA bertarung sesuai anjuran perundangan Pilkada. Sebab, Pilkada yang merupakan praktek berdemokrasi di ranah lokal ini akan ternodai jika terjadi pelanggaran dalam penyelenggaraannya.

“Kita bertarung fair-lah. Bertarung sesuai konstitusi. Pilkada ini demokrasi, masak diciderai dengan cara-cara perasutan dan intimidasi,”ungkapnya.

Ketua DPRD kabupaten Buru itu mengatakan, Pilkada merupakan ajang pertaruhan visi, misi dan program kepada masyarakat. Selanjutnya, masyarakat yang akan menilai dan menentukan pilihan.

“Ini kan tawarkan program, visi dan misi. Siapa yang punya visi, misi dan program bagus, didukung oleh partai politik yang bekerja baik, maka berpeluang. Dan kekuatan partai politik pengusung RAMA bekerja dengan baik, sehingga sangat berpengaruh terhadap pasangan RAMA,”paparnya.

Oleh karena itu, Iksan mengimbau seluruh masyarakat Buru untuk tenang dan membantu Panwaslu dan kepolisian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Sehingga Pilkada berjalan aman dan lancar.

“Jadi, kepada masuaraat Buru kami imbau untuk tenang dan membantu semua pihak, terutama Panwas dan pihak kepolisian supaya Pilkada berjalan dengan baik. Karena Pilkada yang berkualitas akan melahirkan pemimpin yang berkualitas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pilkada Buru 2017 diikuti dua pasangan calon, yakni Ramly Ibrahim Umasugi-Amus Besan (RAMA) dan Bakri Lumbessy-Amrullah Madani Hentihu (BARU). Pasangan RAMA diusungoleh PDI Perjuangan, Golkar, PAN, Demokrat, Gerindra, PKP Indonesia, PBB, Hanura dan Nasdem. Sedangkan BARU diusung oleh PPP, PKB dan PKS.(TAB)

Most Popular

To Top