Mogok Ditengah Laut, Penumpang Panik – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Mogok Ditengah Laut, Penumpang Panik

AMBON,AE.–– Nasib sial menimpa ratusan penumpang yang berlayar dengan kapal motor Feri (KMP) Terumbuk, dari Hunimua, Pulau Ambon menuju Waipirit, Seram Bagian Barat, maupun sebaliknya. Kapal Motor Feri (KMF) Terubuk yang diduga telah mengalami kerusakan pada bagian mesin dan kemudi dipaksakan untuk berlayar. Akibatnya, jarak tempuh dari Hunimua ke Waipirit maupun sebaliknya, yang biasanya hanya satu hingga dua jam, menjadi tiga hingga lima jam.

Informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan, kejadian itu terjadi Kamis kemarin, yang mana KMF Terubuk, mulai berlayar dari pelabuhan Hunimua, sekira pukul 07.00, baru berlayar sekitar 15 hingga 20 menit di dari pelabuhan, kapal mulai berhenti, bahkan KMP itu berputar di tengah laut, tanpa menuju tempat tujuan.
Peristiwa naas membuat penumpang kebingungan bahkan sempat mengalami kepanikan. Namun kepanikan itu reda setelah pihak pihak kapal dan sejumlah anak buah kapal (ABK) menyampaikan jika kapal mengalami gangguan pada kemudi.

“Kita berangkat dari Hunimua itu sekitar pukul 07. 00, beberapa saat setelah berangkat, kapal tidak bisa berjalan lagi, melainkan berputar di tempat selama beberapa menit. Kami tanya ada apa, ternyata diduga kapal mengalami gangguan,” kata Max, salah satu penumpang KMP Terubuk, kepada koran ini, Jumat kemarin.

BACA JUGA:  Pengganti Abua Belum Ditetapkan

Menurutnya, setelah berputar kapal yang bermuatan penuh itu kembali berjalan namun hal yang sama kembali terjadi. “Jadi kapal mengalami kerusakan dengan berputar di tempat itu, terjadi selama tiga kali dalam laut hingga kemudian dipaksakan dan sampai di Waipirit. Dalam perjalanan itu penumpang sangat mengeluhkan periswita itu, tetapi juga tidak dihiraukan oleh ABK dan ASDP sendiri,”jelasnya.

Tiba di Waipirit, kata dia, yang seharusnya seperti hari biasanya sekira pukul 09.00, atau sekitar pukul 10.00, karena mengalami gangguan mengakibatkan molor selama beberapa jam. “Biasanya itu kalau berangkat pukul 07.00, itu tiba antara jam 09.00, paling terlambat dikit itu jam 10.00, tapi karena mengalami kerusakan maka tiba sekitar pukul 11.00, terlambat sekitar satu atau dua jam,”terangnya.

Dia menambahkan, peristiwa yang sama juga terjadi saat dirinya kembali pada siang hari dengan menggunakan KMP tersebut. “Siangnya ketika kami balik dari SBB, dengan kapal itu (KMF Terubuk red) lagi, kami anggap mungkin sudah dibenahi pasca peristiwa pagi tadi, ternyata kejadian yang sama kembali terulang,”ujarnya.

Kali ini lebih parah lagi, KMP Terubuk, setelah meninggalkan pelabuhan Waipirit, sekitar pukul 14.10, Kamis sore. Sekitar satu mill dari pelabuhan Waipirit, kerusakan kembali terjadi yang mengakibatkan kapal harus berputar di tempat sekitar setengah jam.

BACA JUGA:  3 Tersangka di Tahanan Berbeda

“Berputar begitu saja, selama setengah jam, dan dipaksakan untuk melanjutkan perjalanan ke Hunimua. Saat kembali lanjutkan perjalanan itu, kapal sudah tidak dalam keadaan nromal lagi. Perjalanan mengalami keterlambatan, kita masuk sudah malam,” bebernya.

Untuk itu dia berharap, dengan peristiwa yang menimpa para penumpang, pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Ambon, harus memperbaiki kapal yang melayari rute tersebut.
Rute itu kata dia, merupakan rute nasional sehingga kapal feri yang melayari kawasan tersebut, perlu mendapatkan perhatian penuh dari pihak ASDP sendiri, sehingga tidak menimbulkan kerugian kepada para pengguna jasa transportasi itu.

“Kami sangat sesali dan menyayangkan kejadian kamarin. Kenapa pihak ASDP sendiri, tidak memperhatikan keselamatan para penumpang maupun pengguna pelayaran itu. Pelayanan terhadap masyarakat itu sangat penting, jangan abaikan keselamatan penumpang lah,”rptesnya.

Sementara itu salah satu penumpang yang lain berharap, agar peristiwa yang terjadi di KMP Terumbuk itu, tidak perlu untuk terjadi lagi. Terlebih hal itu demi keselamatan para penumpang maupun masyarakat yang sering menggunakan jasa transportasi tersebut.

BACA JUGA:  Pecandu Narkoba Segera Lapor BNN

“Kami minta semoga kejadian yang terjadi kemarin di KMP Terumbuk itu tidak perlu untuk kerulang kembali. Ini penting demi keselamatan penumpang, dan untung saat peristiwa itu laut sementara bersahabat. Kami harap perlu mendapatkan perhatian,” pinta penumpang lain.

Terpisah manejer Operasional ASDP Ambon, Burhanuddin yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa yang menimpah KMP Terumbuk itu. Menurut dia, KMP Terubuk, langsung diperintahkan tidak beroperasi pasca peristiwa tersebut.

“KMP Terubuk saat berlayar dari Hunimua, sekitar 15 menit meninggalkan pelabuhan mengalami gangguan, dan crew tetap berusaha perbaiki untuk melanjutkan perjalanan hingga tiba di Waipirit, dan ABK langsung memperbaiki kerusakan itu,”kata dia tadi malam.

Setelah diperbaiki, kata dia, dengan pertimbangan nahkoda KMP tersebut, kemudian kapal kembali ke pelabuhan Hunimua. Naas dalam perjalanan kerusakan kembali terjadi lagi. Tiba di Hunimua, kapal langsung diikat dan diperbaiki.

“Sampai di Hunimua, kapal kita ikat dan pergantian spare part pada kemudi yang trouble dan kapal tidak beroperasi bila masih rusak. Harus diperbaiki,”tegasnya.

Kini kapal tersbut, sudah mulai kembali beroperasi setelah dipastikan, aman dan tidak mengalami gangguan. “Sudah mulai kita operasikan, setelah diperbaiki, ”kuncinya. (AHA)

Most Popular

To Top