Ratusan Pelajar Sambangi KRI Banda Aceh – Ambon Ekspres
Amboina

Ratusan Pelajar Sambangi KRI Banda Aceh

AMBON,AE.– Guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta terhadap tanah Air kepada generasi muda terlebih bagi pelajar, Kementerian Pertahanan RI, perwakilan Maluku, memboyong ratusan pelajar baik tingkat SMP, SMA maupun Mahasiswa, menyambangi KRI Banda Aceh, untuk mempelajari alutsista yang ada di kapal perang itu.

Kepala Perwakilan Kemenhan Maluku dan Maluku Utara Kolonel Inf Werdi Widodo mengatakan, salah satu wujud untuk menumbuhkan nasionalisme, bela Negara dan cinta tanah air kepada kaum muda adalah, dengan mengenalkan seluruh komponen bangsa ini, termasuk alutsista perang milik NKRI, yang ada ditangan TNI.

“Sosialiasi cinta tanah air ini, merupakan lanjutan dari program Kemenhan, yakni program parade cinta tanah air, yang mana kegiatan ini menumbuhkan jiwa nasionalis, jiwa bela Negara dan keinginan dari para pemuda itu untuk ikut terjun langsung ke masyarakat, membantu TNI, dalam menjaga keutuhan NKRI itu,”kata dia kepada koran ini akhir pekan kemarin.

Menurutnya, penanaman jiwa nasionalisme kepada generasi muda bukan hal yang gampang, sehingga butuh kerja keras dari seluruh element terlebih Kemenhan sendiri.

“Kita harus melakukan pembinaan kepada generasi muda kita agar jiwa patriotisme, nasionalisme dan keinginan tawar mereka terhadap NKRI ini, tetap terpelihara,”jelas Werdi.

Lanjut perwira menengah TNI ini, salah satu bentuk untuk menanamkan rasa patriotisme itu, dengan mengadakan wisata bela Negara ke KRI Banda Aceh ini, mengingat KRI Banda Aceh merupakan salah satu KRI yang diandalkan oleh Kemenhan terlebih TNI AL.

“Pengenalan alutsista juga dianggap penting, terlebih alusista yang ada di KRI ini. KRI ini jarang sekali berada di Maluku, karena lebih banyak melaksanakan tugas-tugas berat. Nah kesempatan ini pula makanya kita manfaatkan. Kalau alusista TNI AD dan AU sudah sering kita lakukan, tetapi Untuk TNI AL terlebih KRI Banda Aceh ini belum pernah, ”terangnya.

Kendati demikian, dia berharap, dengan adanya wisata bela Negara ke KRI ini, diharapkan dapat membangkitkan semangat dan rads nasionalisme para pelajar untuk tetap menjaga NKRI.

“Kita kenalkan seluruh hal yang ada di KRI ini, mulai dari kelengkapan alutsista kemudian berbagai macam hal, termasuk tugas-tugas yang dijalankan oleh taruna TNI AL, dan KRI ini sendiri. Harapannys, jiwa nasionalisme itu tetap tertanam,”tandasnya.

Disinggung soal adanya kondisi bangsa ini hingga kemudian program bela negara dan cinta tanah air itu, ditanamkan kepada generasi muda, Werdi dengan tegas membantah. Menurut dia, program bela negara tidak ada kaitannya dengan kondisi bangsa saat ini.

“Tidak ada kaitannya, program bela negara ini penting, agar generasi muda kita dapat memahami betul apa tugas mereka sebagai generasi bangsa ini kedepan nanti,”timpalnya.

Sementara itu, sejumlah pelajar yang ikut dalam wisata bela Negara itu, mengaku bangga karena bias diberikan kesempatan untuk melihat langsung alusista TNI AL, yang berada di dalam KRI Banda Aceh itu.

“Ini hal yang baru bagi kami, karena diberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat kapal unggulan TNI ini. Kita hanya sering lihat lewat TV saja, ternyata aluasista TNI Kami tidak kalah penting dengan yang dimiliki oleh sejumlah Negara lain,”papar Rifky, salah satu siswa SMA di kota Ambon.

Menurut dia, dengan alusista yang di miliki TNI, membuat NKRI selalu terlindungi. Namun baginya, alutsista TNI itu, perlku untuk ditingkatkan lagi, sehingga Indonesia, dapat menjadi negara yang besar dan disegani.

Untuk diketahui, KRI Banda Aceh-593, merupakan kapal perang jenis Landing Platform Dock, dengan ukuran panjang 125 meter dan lebar 22 meter. Berat kapal ini mencapai 7.286 ton dengan kecepatan maksimum 15 knot dan memiliki daya angkut sebanyak 344 personel. Kapal ini juga mampu menampung 5 unit helikopter jenis MI-2 atau Bell 412, 2 unit LCVP, 3 unit meriam Howitzer, dan 20 Tank. Untuk persenjataan, kapal ini dilengkapi meriam kaliber 20 mm dan 40 mm.

“KRI Banda Aceh ini, berada di Kota Ambon “selama sepekan dalam rangka membawa ratusan taruna Akademil TNI AL angkatan 63. Kedatangan 92 Taruna dan 11 Taruni ini juga, akan mengikuti latihan praktek (Lattek) dengan sandi Kartika Jala Krida 2016 dipimpin Kepala Operasional Pengajaran AAL Kolonel Laut (P) Arif Budiman.(AHA)

Most Popular

To Top