Polisi : Boks Isi Alat Tulis – Ambon Ekspres
Amboina

Polisi : Boks Isi Alat Tulis

AMBON,AE.–– Dua kotak boks yang sempat membuat panik pengunjung pusat perbelanjaan Maluku City Mall (MCM), Selasa sore kemarin, dipastikan bukan bom maupun benda berbahaya lainnya. Boks itu hanyalah berisi alat tulis.

Ini disampaikan Kepala Satuan Brimob Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Pudjianto, kepada wartawan kemarin. “Dari hasil pemeriksaan tim Jihandak Gegana, kami (SatBrimob polda Maluku red), ternyata bukan bom atau bahan berbahaya lainnya. Tetapi itu alat tulis semua,”jelas Pujianto, di Makosat Brimob, Rabu siang kemarin.

Setelah dipastikan bukan bom maupun benda berbahaya lainnya, lanjut mantan Kapolres Wonosobo, Jawa Tengah ini, pihaknya akan menyerahkan isi dari dua boks yang sempat membuat panik pengunjung MCM itu kepada Polres Pulau Ambon dan Pp Lease untuk didalami lebih lanjut terkait siapa pemilik barang-barang tersebut.

“Nanti akan digelar kemudian dibuat berita acara penyerahan barang bukti baru kita serahkan ke Polres. Isi dua boks itu, yakni buku tulis kecil 1 lusin, kertas A4 2 rim, buku besar 6 buah, Solasi berwarna coklat 6 buah, pulpen 9 buah, gunting 1 buah, lakban diko 1 buah, Map file 5 buah, pelubang kertas 1 buah, kater besar dengan isi, kemudian kater kecil dengan isi 2 pasang, Stapler dengan isi 4 dos, penggaris besi 30 cm 1 buah, kalkulator canon 1 buah, dan kertas printer kasir 4 pak,” terang pria yang baru menjabat beberapa bulan ini.

Sementara pihak Polres Pulau dan Pp Lease, sendiri belum bersedia memberikan komentar terkait kasus ini.Informasi lain yang diterima di Polres Ambon mengaku, kurir yang mengantar barang tersebut belum diketahui identitasnya. Orang yang antar barang belum diketahui siapa,” kata sumber di Mapolres Ambon, kemarin.

Terpisah Gubernur Maluku Said Assagaff mengaku, sangat berterima kasih kepada masyarakat Maluku yang yang tidak terprovokasi maupun terpancing dengan aksi teror hingga isue-isue yang sengaja mengganggu situasi dan kondisi keamanan di Maluku.

“Saya kira masyarakat kita sudah semakin dewasa dan tidak ada lagi aksi teror-teror itu. Kalau ada pasti akan kita basmi hingga keakar-akarnya. Saya juga turut berterima kasih, kepada seluruh element masyarakat yang ada, Maluku sudah sangat aman dan nyaman,”kata dia terpisah.

Assagaff akui, jika saat ini pihaknya tengah berupaya untuk menjadikan Maluku sebagai laboraturium perdamaian dan persaudaraan terbaik di Indonesia. “Masyarakat sudah lebih dewasa dan cerdas, ancaman maupun teror itu tidak akan mengganggu kondisi keamanan kita. Kalau ada kita lawan bersama, Maluku harus jadi contoh buat yang lain,”terangnya.(AHA/ERM)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!