Berkas Lengkap, Tersangka tak Diperiksa – Ambon Ekspres
Amboina

Berkas Lengkap, Tersangka tak Diperiksa

AMBON, AE.— Kasus lama diangkat kembali. Bukti atas pengrusakan dan penyerobotan batas tanah juga diragukan keberadaannya. Namun polisi tetap memaksakan melanjutkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Ambon. Kini kasus itu sudah P21 tanpa ada permintaan keterangan dari Tan Harman Tanaya sebagai tersangka.

Harman Tanaya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyerobotan tanah dan pengrusakan milik Hotel Sumber Asia. Padahal berdasarkan keterangan pihak keluarga Tanaya, mereka melakukan pembangunan di lahan miliknya, dan Tan Harman Tanaya tidak pernah melakukan pengrusakan.

“Bagaimana mau bikin rusak barang orang, Tan Harman Tanaya saja tak berada di Ambon saat itu. Anehnya, kan kasus ini sudah lama. Muncul lagi,” kata pihak keluarga Tan Harman Tanaya dalam rilis yang diterima Ambon Ekspres, kemarin.

Terkait status tanah, informasi yang diperoleh dari Badan Pertanahan Nasional Kota Ambon, kasusnya sudah jelas, dan selesai, karena masing-masing bangunan berdiri diatas lahannya. “Saat itu kan masing-masing pihak dipanggil. Tapi satu datang, satu tak datang. Dipanggil lagi giliran satu datang satu tak datang,” kata sumber koran ini di BPN Kota Ambon, kemarin.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pp.Lease AKP Teddy memastikan, berdasarkan penyidikan dia, Tan Harman Tanaya , dituduh atas dua unsur objek tindak pidana itu.” Dari hasil penyidikan dua unsur ini pengrusakan dan penyerobotan terbukti, sehingga di tetapkan sebagai tersngka.

Dua-duanya dijalankan satu kali, jadi kita tidak proses terpisah kita kasih naik sekaligus,” ujar Teddy di ruangan kerjanya, Senin (9/1).

Teddy, juga memastikan kasus yang bergulir di pihak kepolisian di tahun 2011 lalu ini, masih terus dilakukan penyidikan untuk perampungan berkas untuk selanjutnya.

” Intinya kasus ini masih terus kita sidik. Kita sudah lakukan panggil pertama untuk datang hari Jumat tanggal 5 kemarin. Tetapi yang bersangkutan tidak hadir kemudian hari Kamis, kita layangkan surat panggilan kedua untuk tersangka untuk pemeriksaan di hari Senin, sama yang bersangkutan juga tidak hadir, katanya sakit,” jelasnya.

Diberitakan Ambon Ekspres edisi Senin (9/1), Penetapan Tan Harman Tanaya sebagai tersangka oleh polisi dinilai membingungkan. Selain belum diperiksa terkait objek hukum sengketa batas lahan dengan Hotel Sumber Asia, tiga kali surat panggilan dengan penetapan sebagai tersangka selalu berbeda-beda. (ERM)

Most Popular

To Top