Polisi Tangkap Polisi Narkoba – Ambon Ekspres
Pilihan Redaktur

Polisi Tangkap Polisi Narkoba

AMBON, AE.— Dua polisi diciduk polisi, setelah warga sipil membeberkan jaringan narkoba polisi. Ferry Soisa diciduk duluan. Dari mulutnya, keluar nama Bripka AK (34). Setelah diciduk rekan kerjanya, AK pun menyebut nama Bripka EH (40). Kini polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

Bripka AK bertugas di Kesatuan Intelkam Polres Pulau Ambon, sementara EH bertugas di Brimob Polda Maluku. Tiga pelaku diciduk di tiga tempat berbeda. EH akhirnya diciduk Satuan Reserse dan Narkoba Polres Pulau Ambon Pulau-Pulau Lease pukul 04.30, Selasa (10/1) dini hari.

Transaksi narkoba ini terbongkar setelah anggota Sat Res dan Narakoba Polres Pulau Ambon Pulau-Pulau Lease mengamankan satu paket sabu dari tangan FS, salah satu tukang ojek di kawasan Karang Panjang, Ambon.

Polisi kemudian menginterogasi asal barang haram tersebut. FS mulai bernyanyi, paket sabu yang ia miliki dibeli dari AK oknum anggota Intelkam Polres Pulau Ambon.

FS pun dijadikan umpan. FS diminta untuk kembali bertransaksi dengan AK di Jalan Pattimura. Tiga jam kemudian, AK tiba di Tempat Kejadian Perkara. Petugas yang menyamar langsung menggeledah AK. Tapi tidak ditemukan barang bukti.

Penyelidikan tak berhenti sampai pada penggeledahan AK. Petugas terus mengembangkan kasus ini dan menginterogasi FS dan AK. Hasilnya AK akhirnya buka mulut barang yang dia jual kepada FS, milik EH yang bermukim di Asrama Polisi Polda Maluku, Tantui.

Tidak menunggu lama, tim langsung bergerak. AK didesak supaya kembali menghubungi EH untuk bertransaksi kembali. EH mengamininya. Polisi bersama AK bertandang ke rumah EH untuk melakukan transaksi.

Setibanya di asrama, AK dan EH bertransaksi melalui jendela. AK sudah memberikan uang nominal sesuai harga yang disepakati. Hanya saja EH melihat ada petugas Sat Narkoba yang mengintai transaksi tersebut. Sabu tidak jadi diserahkan. Jendela pun kemudian ditutup EH untuk menghindari sergapan polisi.

Transaksipun batal, anggota Sat Resnarkoba kemudian berkoordinasi dengan Kepala Detasemen (kaden) Kompi A Brimob Polda Maluku Kompol Alex Tobing agar tim bisa masuk ke dalam rumah EH. Kaden, kemudian memerintahkan Iptu Stevanus Lawiry (Danki) utuk bersama-sama anggota Sat Resnarkoba masuk ke rumahnya Edwin untuk membantu menggeledah rumah dinas Edwin.

Hanya saja, dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan paket narkoba. Polisi hanya menemukan uang senilai Rp2.000.000. Uang ini diduga hasil penjualan sabu-sabu. Disita dari tangan istri EH, MH. Setelah itu, polisi kemudian membawa FS, AK dan EH untuk dites urine. FS dan AK positif menggunakan narkoba, sedangkan EH setelah ditest negatif.

Sampai kemarin, pihak Polres Pulau Ambon belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut. Hanya saja Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi Harold Huwae yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Dia enggan untuk berkomentar panjang lebar mengenai peristiwa penangkapan itu. Alasannya kasus ini masih dalam tahap proses penyelidikan lebih guna mengetahui pasti sumber barang haram tersebut.”Kasusnya masih dikembangkan nanti kalau sudah selesai langsung saja tanya kronologisnya ke kasat narkoba yah,” pungkas Kapolres. (ERM)

Most Popular

To Top