YAKIN dan INA AMA Bersaing – Ambon Ekspres
Politik

YAKIN dan INA AMA Bersaing

AMBON,AE.—Di Seram Bagian Barat, persaingan ketat mulai mengerucut ke pasangan Yasin Payapo-Timotius Akerina (YAKIN) dan Samson Attapary-Suhfi Majid (INA-NAMA). Tim kedua pasangan calon, sama-sama optimis kandidatnya yang akan  memenangkan Pilkada.

Pasangan INA AMA yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan jumlah 6 kursi DPRD. Kedua figur merupakan politisi sekaligus anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan SBB.

Tim pemenangan pasangan INA AMA, Risno Judin mengatakan, pasangan ini memiliki basis rill. Terpelihara sejak keduanya menjadi wakil rakyat sampai sekarang.

“Sampai saat ini kami masih percaya bahwa masyarakat akan memilih pasangan INA AMA pada Pilkada 15 Februari mendatang. Semua kandidat itu pastinya punya cara dan strategi untuk memenangkan pilkada, tapi kami percaya bahwa kami memiliki basis rill yang terpelihara sampai saat ini,”kata Risno kepada Ambon Ekspres, Kamis (12/1).

Risno mengatakan, pasangan INA AMA memiliki indikator kemenangan yang rasional dan objektif. Diantaranya, Samson dan Suhfi merupakan anggota DPRD Maluku.

“Kami cukup punya modal untuk mengatakan, bahwa kami akan memenangkan Pilkada. Indikator peluang kemenangan INA AMA, yakni pak Sam dan pak Suhfi itu anggota DPRD Propinsi Maluku dapil kabupaten SBB dengan perolehan suara berada pada peringkat kedua dan ketiga,”jelas Risno.

Pasangan INA AMA, lanjut dia, juga punya modal sosial. Dalam kapasitas sebagai wakil rakyat, Samson dan Suhfi sudah melakukan banyak kegiatan, yakni di kecamatan Kairatu, Taniwel dan Taniwel, Huamual dan Huamual Belakang.

Samson dan Suhfi juga berasal dari etnis dengan jumlah pemilih terbesar di SBB, yakni suku Buton dan masyarakat adat Seram. “Selain itu, pasangan ini juga adalah representasi dari pemilih terbesar di SBB. Pak Suhfi berdarah campuran antara anak adat dan Buton. Sedangkan pak Sam adalah anak adat Seram,”paparnya.

Wilayah Kairatu Raya yang terdiri lima kecamatan, yakni Kairatu, Kairatu Barat, Inamosul, Amalatu dan Kecamatan Elpaputih, kata dia, berpeluang dimenangkan oleh pasangan INA AMA. Sebab, selain Samson berasal dari sana, PDI Perjuangan juga mendapatkan 2 kursi di wilayah tersebut.

“Calon bupati Samson Attapary, itu dari Kairatu Raya. Dan perlu diingat, anggota DPRD dari Kairatu Raya yang berasal PDIP itu 2 kursi. Jadi, kira parcaya bahwa Kairatu Raya akan dimenangkan INA AMA,”tandasnya.
Sebelas kecamatan di SBB, menurut ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS SBB itu, menjadi wilayah pertarungan. Tidak ada wilayah tertentu yang diklaim menjadi basis dan kantong suara pasangan INA AMA.

Olehnya itu, tim terus bekerja dengan target kemenangan yang merata di semua kecamatan. Pasangan INA AMA menargetkan 37-40 persen kemenangan.

“Kami menghitung, bahwa semua pasangan bekerja untuk menang. Olehnya itu, kami terus berpandangan bahwa di semua kecamatan itu tetap menjadi areal Sebagai langkah ikhtiar, kami akan mengawal seluruh proses kemengan di semua kecamatan. Kita tergetkan menang 37 sampai dengan 40 persen,”pungkasnya.

Sementara itu, Korda Partai Hanura Maluku, Abdul Rasyid Kotalima sangat yakin, pasangan YAKIN yang akan keluar sebagai pemenang. Ini dilatari sejumlah alasan dan indikator.

Diantaranya, kata dia, dari persyaratan pendidikan, Yasin dan Timotius sudah bergelar magister ata strata dua (S2). Faktor pendidikan dinilai penting bagi seorang pemimpin.

“Pertama, bicara kepemimpinan maka persyaratan pimpinan adalah orang yang berilmu. Ukurannya adalah pendidikan. Pasangan YAKIN, keduanya dari akademisi, mereka berdua sudah S2 atau Magister. Itu artinya bahwa persyaratan dari pendidikan itu sudah cukup sekali,”jelas Kotalima.

Pasangan YAKIN, lanjut dia, juga sudah punya pengalaman. Sebelum terjun ke politik dengan maju sebagai anggota DPRD Maluku dan terpilih, Yasin adalah birokrat selama 15 tahun. Sedangkan Akerina adalah politisi yang memiliki basis massa.

Calon pengganti Yasin di DPRD Maluku lewat mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) itu melanjutkan, kalangan akademis juga berada dibalik Yasin. Tersebar di beberapa kecamatan.

“Kalangan masyarakat civil society atau masyarakat kampus atau akademik berada dibalik belakang Muhammad Yasin Payapo. Nah, ini potensi yang sangat besar. sebagai sebuah indikator bahwa gerakan-gerakan masyarakat civil society dalam hal ini adalah mereka yang memiliki kecerdasan akademik,”paparnya.

Indikator yang paling kuat, adalah dari aspek kewilayahan. Yasin berasal dari Huamual dan Timotius mewakili wilayah Talabatae yang meliputi kecamatan Kairatu Timur, Kairatu Barat, Amalatu, Inamosol dan Teluk Elpaputih.

“Mereka berdua berasal dari dua basis terbesar di SBB, yaitu Huamual dan Talabae yang meliputi kecamatan Kairatu Timur, Kairatu Barat, Amalatu, Inamosol dan Teluk Elpaputih. Pak Yasin mewakili Huamual secara keseluruhan,”urainya.

Dari aspek politik, menurut dia, Hanura dan Nasdem adalah dua partai yang mempunyai simpatisan yang cukup signifikan di SBB. Sehingga kata dia, kekuatan YAKIN tidak bisa disamakan dengan INA AMA.

Memang, Samson dan Suhfi adalah anggota DPRD Maluku dari dapil SBB. Tetapi, keberhasilan keduanya memperoleh suara pada pemilihan legislatif atau DPRD 2014, tidak bisa otomatis bisa didapatkan pada Pilkada.

“Indikator INA AMA sulit kita temukan. Pemilihan legislatif dan eksekutif berbeda jauh sekali. Kita tidak bisa menyamakan pemilihan legislatif dengan Pilkada. Pileg berbicara tentang person. Tapi kalau tentang pemimpin SBB, maka kita bicara komprehensif dan integral,”jelasnya lagi.

Sementara itu, menurut tim pemenangan pasangan YAKIN, Boby Gunawan Tianotak juga optimis YAKIN yang akan keluar sebagai pemenang. Indikatornya dari hasil kampanye.

“Dengan realitas kondisi lapangan yang ada saat ini, YAKIN insya Allah menang. Antusiasme masyarakat untuk datang menghadiri setiap kampanye pasangan YAKIN itu luar biasa dan tidak ada mobilisasi. Artinya mereka datang dengan keinginan sendiri, operasional sendiri,”jelas dia.

Pasangan YAKIN diusung oleh Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan partai Nasional Demokrat (Nasdem) dengan jumlah 6 kursi DPRD. Yasin adalah anggota DPRD Maluku dapil SBB. Sedangkan Timotius, anggota DPRD SBB dua periode dari dapil Kairatu.(TAB)

Most Popular

To Top