Lapak Pedagang Dibongkar Polisi – Ambon Ekspres
Amboina

Lapak Pedagang Dibongkar Polisi

Ambon, AE.–– Usai kejadian itu, aparat kepolisian dan unsur pemerintah kota langsung melakukan pembongkaran sejumlah lapak Pasar Mardika yang diduga sebagi tempat berkumpul salah satu dari kelompok ini. Puluhan aparat Gabungan dari TNI Polri dan Satpol PP melakukan pembongkaran kamar kos-kosan yang berada dilantai tiga dan empat tepatnya di Gedung putih, Mardika, Jumat, (13/1).

Diketahui kamar yang dibongkar sebagian besarnya dihuni orang pasar. Pantauan koran ini, pembongkaran dilakukan sekitar pukul 8-00 hingga 11-00 Wit. Terlihat semua pintu kamar dibongkar habis. Dan barang yang ada didalamnya dibiarkan begitu saja. Sambil menuggu pemilik kamar yang datang membersihkan. Warga juga diperintahkan oleh aparat kepolisian untuk meninggalkan tempat itu dan mencari tempat tinggal ditempat lain.

Pembongkaran itu dilakukan setelah ada insiden perkelahian antara Warga Kailolo di Ambon dan Batumerah, hingga menimbulkan salah satu dari warga Batumerah yang meninggal dunia, akibat terkenal tembakan. Warga Kailolo yang merasa tidak terlibat dalam peristiwa itu, kembali menyalahkan aparat keamanan yang sudah membongkar kamar kosnya.

BACA JUGA:  Rakyat Buru Mengadu ke Gubernur

“Kalau memang terjadi perkelahian seperti itu, polisi harus tangkap pelakunya saja lalu diproses mau di hukum seperti apa, itu urusan polisi. Jangan libatkan kami yang tidak tau apa-apa. Apalagi sampai bongkar kamar seperti ini. Kami ini pedagang yang setiap hari jualan di pasar, kami juga tidak mengiginkan hal-hal seperti ini terjadi. Lalu kalau kamar sudah dibongkar begini barang-barang, mau dibawa kemana,” Tandas Amina salah satu Warga Kailolo.

Saat pembongkaran dilakukan aparat keamanan juga menemukan beberapa pucuk senjata tajam, berupa parang dan tombak di kamar kosan-kosan tersebut. Alat tersebut kini telah diamankan oleh aparat kepolisian. “Memang tidak semua, yang melakukan itu.

Tetapi ada beberapa anak muda yang setiap malam melakukan hal seperti itu. Apalagi kalau ada yang melewati tempat ini diatas jam 10 malam itu sangat rawan. Sehingga lokasi ini perlu ditertibkan,” ujar salah satu penjual yang namanya tidak mau dikorankan, kemarin.

BACA JUGA:  Berjibaku di Zona Buncit

Kapolres memastikan pembongkaran sejumlah tempat di pasar mardika tepatnya di Gedung putih, itu merupakan rangkaian dari kejadian tersebut sehingga perlu dilakukan penataan. ”Satpol PP dan Disperindag lagi tertibkan pasar-pasar itu kan. Iya Ini imbas dari kejadian ini, karena akar permasalahan berkali-kali dari laporan masyarakat. Nah sekarang mereka tidak ada satupun disitu sudah hilang semua,” jelass Kapolres.

Polisi akan ditempatkan di Pasar Mardika tepatnya Gedung Putih untuk meminimalisir semua tindakan kriminalitas yang terjadi sekitar kawasan pasar Mardika.”Anggota saya suruh tempatkan disana jadi pos tetaplah di Gedung putih. Jadi, nanti kita Pos Gedung Putih kita tempatkan 12 personil, dari TNI dan Polri. Pembongkaran tadi juga ada ditemukan parang-parang dan ada juga tombak yang disimpan dalam lapak-lapak,” imbuhnya.(ERM/MG2)

Click to comment

Most Popular

To Top