Strategi di H-26 Pilwakot – Ambon Ekspres
Politik

Strategi di H-26 Pilwakot

AMBON,AE.—Tim pemenangan dua pasangan calon Wali kota dan wakil Wali kota Ambon masih berjibaku mempengaruhi pemilih. Terdapat sejumlah strategi yang dipakai disisa 27 hari untuk memenangkan kandidat mereka.

Tim pasangan Paulus Kastanya-Muhammad Armin Syarif Latuconsina dengan akronim PANTAS, sudah melakukan penggalangan selama satu bulan terakhir. Tim penggalangan beroperasi disetiap desa. Instrumen penggalangan yang digunakan adalah leaflet profil, visi-misi dan program PANTAS.

“PANTAS meneruskan upaya penggalangan dari rumah ke rumah yang telah dilakukan satu bulan terakhir ini. Tim penggalangan itu berada di lingkungan masyarakat pemilih di setiap desa dan kelurahan, sehingga kerja mereka bisa effektif tanpa kendala jarak,”kata Juru Bicara tim pemenangan PANTAS, Dicky Mailoa.

Selain itu, lanjut dia, sembilan partai politik pengusung PANTAS, yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Demokrat, Hanura, PKB, PBB, PKS, PKPI dan PAN juga telah bergerak disetiap desa. “PANTAS juga sedang menyiapkan para saksi dan menjalankan program pengamanan pemilih berbasis TPS dan DPT yang dikeluarkan KPUD Kota Ambon,”papar Mailoa.

Untuk mengamankan suara PANTAS, tim telah membentuk simpul dan Satgas pada masing-masing desa untuk memonitor perkembangan kecurangan. Baik politik uang jelang pemilihan atau yang sering dikenal dengan ‘serang fajar’.

“Selain itu kami punya simpul di tiap TPS dan Satgas ditiap kecamatan yang siap memonitor setiap perkembangan berdasarkan laporan dari simpul-simpul kami di TPS-TPS yang memantau gerak “serangan fajar” maupun pergeseran pemilih disetiap desa dan kelurahan. Strategi yang lain kan tidak perlu diketahui,”urainya.

Meski begitu, tim PANTAS berharap, Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) melakukan pengawasan ketat, sigap dan jujur. Baik dalam menemukan pelanggaran maupun menindaklanjuti laporan-laporan yang mereka sampaikan mengenai dugaan pelanggaran aturan.

“Ditekankan agar Panwas dan jaringannya bekerja secara lebih profesional. Karena mereka dibentuk dan difasilitasi oleh negara untuk melakukan tugas-tugas mereka dengan benar. Pilkada kota Ambon lebih berkualitas, jika Panwas proaktif bekerja,”pungkasnya.

Seperti diberitakan Ambon Ekspres, Rabu (4/1), calon wakil Wali kota Muhammad Armin Syarif Latuconsina alias Sam mengatakan, PANTAS disokong oleh tiga kekuatan besar. Pertama, kelompok pemenangan yang diprakarsai oleh sembilan partai politik koalisi, kedua tim penggalangan yang dipimpin oleh sektetaris DPD PDI Perjuangan provinsi Maluku Lucky Wattimuri untuk menggalang masyarakat di luar partai dan ketiga, tim relawan yang dipimpin oleh Dicky Mailoa.

Menurut dia, strategi yang sedang dijalankan, sudah benar. Sehingga, dia optimis PANTAS keluar sebagai pemenang dalam perang kota ini. “Kita yakin strategi perjuangan kita ini sudah benar. Dan mudah-mudahan tidak meleset sampai tanggal 15 Februari mendatang. Dan kita yakin, bisa memenangkan pertarungan ini,”ungkap Sam.

Tim Pemenangan pasangan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler dengan akronim PAPARISSA BARU, Max Pattiapon mengatakan, tidak ada strategi khusus disisa hari terakhir ini untuk memenangkan pertarungan. Sebab, menurut dia, sebagian besar pemilih sudah menentukan pilihan.

Hasil kerja PAPARISSA BARU dari Oktober sampai dengan Desember, akui dia, cukup baik. Elektabilitas pasangan yang diusung oleh Partai Golkar, Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) naik 2 persen.

“Kita tidak punya pengistalahan yang seram. Kita biasa-biasa saja. Karena pada prinsipnya masyarakat sudah punya pilihan kepada PAPARISSA. Jadi, memang masyarakat sudah punya pilihan,”kata Max kepada Ambon Ekspres via seluler, Rabu (18/1).

Meski begitu, kata politisi Golkar itu, tim PAPARISSA BARU memanfaatkan waktu yang ada dengan maksimal. Sejumlah kesiapan tengah dilaksanakan diantaranya, rapat internal partai pengusung untuk menyiapkan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Dalam 27 hari sisa ini, tim memang betul-betil menanfaatkan waktu dengan baik. Diantaranya untuk persiapan di TPS, itu kita terus rapat ketiga partai ini. Ini untuk mendudukan saksi-saksi di TPS dengan baik,”papar Max.

Olehnya itu, kata dia, sekarang dan mendekati hari pencoblosan, tim pemenang dan tiga parpol pengusung dalam upaya menguatkan basis masing-masing. Penguatan juga dilakukan untuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda yang memiliki pengaruh.

“Karena itu, apa yang dilakukan hanya proses mengingatkan dan menguatkan masyarakat terus menerus untuk menjaga konstituen kita saja. Kita juga melakukan penguatan kepada tokoh-tokoh masyarakat dan pemimpin-pemimpin di tengah-tengah masyarakat,”jelasnya.

Sekretaris tim pemenang pasangan PAPARISSA BARU, Rizgan Semarang mengatakan, tim akan membentuk membentuk posko-posko kontrol untuk mengawasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara ditingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga penetapan suara dan pemenangan di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kita akan menjaga agar tidak terjadi kecurangan. Karena kami sangat yakin, kalau kekalahan PAPARISSA BARU, itu akan terjadi ketika ada kecurangan di situ. Kita sangat menjaga agar tidak terjadi kecurangan. Karena itu, kita juga berharap penyelenggara harus bersikap tegas dalam mencegah potensi pelanggaran yang bisa terjadi,”kata Rizgan. (TAB)

Most Popular

To Top