Tahuri Terbesar Bawa Pesan Damai Para Raja Seram – Ambon Ekspres
Ragam

Tahuri Terbesar Bawa Pesan Damai Para Raja Seram

AMBON, AE–Pemerintah dan masyarakat lima negeri di kecamatan Tehoru, dan Telutih kabupaten Maluku Tengah melakukan, Replika tahuri ini telah diresmikan tahun lalu (7/12).

Kelima negeri tersebut masing-masing Yaputih, Laimu, Atiahu, Hatu, dan Lava. Tahuri terbesar itu berada di negeri Lava yang berbatasan dengan kecamatan Siwalalat, kabupaten Seram Bagian Timur.

Mereka barada dalam satu rumpun, kekerabatan marga menjadi pengikat, sekaligus modal sosial meskipun berbeda agama Islam, Kristen serta agama suku yang masih dianut sebagian penduduk yang mendiami daerah pegunungan.
Lima negeri tersebut terletak dipesisir, rumah pendudukan berjejeran mengikuti garis pantai, berhadapan langsung dengan Laut Banda. “Kami bangga hidup dalam perdamaian dan persaudaraan,” tutur Man Tehuayo kepada Ambon Ekspres.

Dikatakan, monumen tahuri tersebut dibangun atas inisiatif warga dan pemerintah negeri. Tahuri tersebut merupakan simbol kokohnya persaudaraan, kekeluargaan masyarakat di Seram selatan. “Kami semua berkeluarga, bersaudara walaupun berbeda agama termasuk sausara-saudara kami yang masih anut agama suku,” akui Man.

Buktinya, prasasti pada tahuri itu berisi perdamaian oleh lima raja mewakili masyatakat kecamatan Tehoru, Telutih dan Siwalalat. Berikut isi pesan damai itu. “Dari sini katong semua berasal “NUSA INA” Katong saudara sekandung, ade deng kaka, seng pandang suku deng agama, Salam-Sarane hidup bersaudara
“KATAKAN PADA DUNIA”

Seng ada tumpah darah, karena katong satu darah. Seng ada perpecahan, karena katong satu gandong. Ale Salam, beta Sarane, tapi katong satu gandong.

Lima raja masing-masing, Sarjan Tehuayo Raja Yaputih, Abdullah Kumkello Raja Laimu, M. Wailissa Raja Atiahu, Petrus Walalayo Raja Hatu dan V. Tehuayo Pjs negeri Lava. (ANC)

Most Popular

To Top