Saksi Jadi Kunci Kemenangan – Ambon Ekspres
Politik

Saksi Jadi Kunci Kemenangan

AMBON, AE.––Pasangan calon PAPARISSA BARU dan PANTAS, sementara mempersiapkan para saksi dalam pembekalan untuk mengawal ketat hasil suara jelang Pilkada 15 Februari 2017 mendatang. Dari total 675 Tempat Pemunguntan Suara (TPS) di Ambon, masing masing tim pemenangan akan menyebarkan seluruh saksi di lima kecamatan kota Ambon.

“Kunci kemenangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) kota Ambon, diyakini sungguh berada di tangan para saksi Pilkada yang direkrut sejumlah partai politik. Baik pasangan calon Richard Louhenapessy dan Syarif Hadler (PAPARISSA BARU) dengan nomor urut 1. Maupun Poly Kastanya dan Muhammad Armyn Syarif Latuconsina (PANTAS) sebagai nomor urut 2. Masing-masing saksi tersebut nantinya akan dibekali lewat penguatan dan pembobotan yang dipersiapkan masing-masing tim pemenangan.

“Sesuai data yang diterima koran ini, pasangan calon PAPARISA BARU yang diusung oleh tiga partai politik yakni Golkar, PPP dan Nasdem telah menyiapkan 1.350 untuk mengawal 675 TPS di lima kecamatan. Diantaranya, kecamatan Nusaniwe, Baguala, Leitisel, Baguala dan Teluk Ambon. Dari total 675 TPS, setiap TPS akan dikawal 2 saksi. Namun akan lebih diperkuat dengan pengaman partai pendukung partai Perindo serta para simpatisan maupun relawan.

“Sementara untuk kuota saksi, telah dibagi oleh tim pemenangan kepada masing-masing partai pengusung. Yaitu Golkar, mendapat jatah mengawal ketat 270 TPS dengan kekuatan saksi sebanyak 540 saksi. Untuk PPP, dijatahi 354 orang saksi untuk mengamankan 177 TPS. Dan untuk Nasdem mendapat kuota 456 orang saksi untuk mengamankan 228 TPS.

“Begitupun dengan pasangan calon PANTAS. Tim Pemenangan telah membagi kuota TPS untuk dikawal ketat para saksi dalam Pilkada nanti. Dimana setiap TPS akan diduduki dua orang saksi. Sehingga total saksi yang dipersiapkan adalah 1.350 orang saksi untuk mengamankan 675 TPS. Sehingga dari 8 partai pengusung mendapat jatah sesuai kuota yang dibagikan Tim Pemenangan.

Diantaranya, PDIP mendapat jatah terbanyak dari partai pengusung lainnya sebanyak 274 saksi untuk mengawal ketat 137 TPS. Untuk Gerindra, 268 saksi untuk mengawal 134 TPS. Demokrat, juga dijatahi jumlah yang sama sebanyak 268 saksi untuk mengamankan 134 TPS.

“Sementara Hanura, diberi kuota sebanyak 162 saksi untuk mengamankan 81 TPS. Untuk PKB, dijatahi 108 saksi untuk amankan 54 TPS. Begitupun dengan PBB yang dijatahi 108 saksi untuk amankan 54 TPS. Namun berbeda dengan PKS, yang hanya dijatahi kuota sebanyak 54 saksi untuk mengamankan 54 TPS. Yakni per TPS hanya ditempatkan 1 saksi. ““Sementara untuk PAN hanya dijatahi 54 saksi untuk mengamankan 27 TPS. Sementara PKPI selaku partai pendukung hanya akan menyesuaikan selaku simpatisan PANTAS.

“Wakil Ketua Tim Pemenangan PAPARISSA BARU, Markus Pattiapon mengatakan, Tim Pemenangan PAPARISSA BARU telah membagi kuota saksi untuk mengamankan 675 TPS di kota Ambon. Sehingga nantinya akan bergabung bersama tim relawan maupun simpatisan dari partai pendukung yakni Perindo. Karena para saksi tentunya menjadi kunci kemenangan terhadap Pilkada kota Ambon 15 Februari mendatang.

“”Kan Sudah dibagi merata, Golkar 270 TPS, PPP 177 TPS dan Nasdem 288. Sehingga saksi yang dipersiapkan akan dikali dua dengan jumlah TPS yakni 1.350 saksi. Dan Kami sudah mengatur sedemikian rupa. Sehingga pagi hari sebelum TPS dibuka, saksi sudah harus ada. Dan terutama para relawan. Mereka akan mengawal dengan pasti mulai dari buka sampai perhitungan di TPS,”. Tandas Pattiapon, kepada Ambon Ekspres di Balai Rakyat Belakang Soya, Ambon, Selasa (24/1).

“Ketua Fraksi Golkar DPRD Ambon ini menuturkan, untuk pembekalan saksi-saksi PAPARISSA BARU, telah diagendakan oleh Tim Pemenangan PAPARISSA BARU. Dimana untuk pembekalan para saksi di tingkat kecamatan Nusaniwe, akan dilakukan di Katolik Center tanggal 3 Februari 2017. Sementara untuk pembekalan para saksi di kecamatan Sirimau akan dilakukan tanggal 5 Februari di Maluku City Mall (MCM), dan untuk kecataman Baguala, Leitisel dan Teluk Ambon akan dijadikan satu lokasi yakni BLK Passo.

“Kita butuh pembekalan para saksi, juga ada relawan yang kita ikutkan dalam proses pembekalan. Artinya yang resmi menurut KPU dari partai politik. Dan mereka akan dibekali baik dari KPU, panwas, kepolisian dan kedua kandidat kita serta dari lembaga survey Indonesia. Itu yang pemateri kita untuk memperkuat para saksi di lapangan nanti. Karena saksi ini menjadi kunci kemenangan Pilkada,” akui Pattiapon.

Sekretaris Tim Pemenangan PANTAS, Phill Latumaerissa mengatakan, dari total 675 TPS. Tim Pemenangan telah membagi kuota kepada masing-masing partai pengusung. Sehingga dari 8 partai pengusung akan mendapat jatah mengawal setiap TPS dengan menempatkan dua orang saksi.

“”Untuk saksi itu kan sesuai jumlah TPS di kota Ambon. Dan telah dibagi untuk 8 partai pengusung. Dan pastinya kita melibatkan semua partai politik. Sehingga dibagi secara proposional dan melibatkan partai pengusung, pendukung serta non partai,” terang Sekretaris DPC Gerindra kota Ambon ini.

“Menurutnya, hal ini sebenarnya menjadi rahasia partai. Namun jika berbicara soal jumlah, tentunya akan mempersiapkan saksi sebanyak 1.350 saksi yang akan ditebar ke seluruh kecamatan di kota Ambon. Sehingga pengamanan akan lebih diperketat di tingkat TPS hingga ke KPU. Sehingga dalam waktu dekat akan dilakukan pelatihan atau pembekalan para saksi.

“Total saksi tentunya 1.350 untuk dibagi ke 675 TPS. Dan untuk pembobotan saksi itu, ada pelatihan saksi yang akan kita lakukan dalam waktu dekat,” kuncinya.

Ketua Tim Kampanye PANTAS , James Maatita menjelaskan, PDIP tentunya mendapat jatah kuota saksi terbanyak untuk mengawal TPS. Karena sesuai kursi di DPRD Ambon (5 kursi). Dan dari jumlah saksi tersebut nantinya, atas keputusan Tim Pemenangan PANTAS, akan dibagi secara acak ke seluruh TPS di kota Ambon. Karena masing-masing partai pengusung telah dibagi sesuai kuota masing-masing. Sehingga untuk teknisnya akan diatur oleh Tim Pemenangan. Sehingga partai pengusung, hanya merekrut para saksi untuk nantinya mendapat pembekalan sebagai saksi.

“”Semua wilayah akan dijaga ketat karena tidak boleh ada yang longgar. Kalau misalnya ada yang longgar maka jadi persoalan. Makanya bagi PANTAS, semua wilayah dianggap penting. Sehingga seluruh saksi akan melakukan pengaman ekstra ketat ketika pilkada. Sehingga dipastikan tidak ada kebocoran,” pungkasnya.

“Ketua DPRD Ambon ini mengaku, untuk pembobotan, setiap para saksi yang disiapkan oleh PDIP sudah dilakukan pembobotan sebelumnya. Sehingga nantinya dalam pembobotan saksi nanti, tinggal disesuaikan.

“”Kalau internal, saksi yang disiapkan PDIP sudah terbekali sebelumnya. Tinggal dimatangkan saja/ Sehingga dalam pembekalan akan dilakukan sebelum hari H/ dan semua bersamaan untuk memperoleh pengetahuan yang sama,” kata Maatita.

“Sekretaris Tim Kampanye PANTAS, Rustam Latupono menambahkan, dari 9 koalisi partai pengusung dan pendukung, untuk tugas perekrutan saksi telah diselesaikan. Sehingga dalam waktu dekat akan dilakukan pembekalan saksi.

Karena menurutnya, perjuangan terakhir ada pada para saksi yang membantu mengamankan surat suara. Mulai dari proses pencoblosan hingga proses perhitungan surat suara.

“”Perjuangan terakhir ada di saksi. Jadi saksi yang direkrut tidak semua orang tahu. Karena ini bagian dari srategi dari PANTAS. Maka kita siap mengamankan surat suara yang ada di 675 TPS di kota Ambon, sampai proses penyaluran data C1 disalurkan ke rumah PANTAS pada waktunya,” pesannya.(ISL).

Most Popular

To Top