Besok Presiden Tiba – Ambon Ekspres
Amboina

Besok Presiden Tiba

AMBON,AE.–– Presiden RI, Joko Widodo dipastikan akan kembali hadir di kota Ambon, besok untuk membuka Tanwir Muhammadiyah se-Indonesia yang dipusatkan di kota Ambon, 24 hingga 26 Februari mendatang.
Panitia pelaksana sidang Tanwir Muhammadiyah telah melakukan sejumlah persiapan, guna menyelenggarakan rapat akbar organisasi terbesar itu.

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua mengatakan, sampai saat ini kesiapan pelaksanaan sidang Tanwir Muhammadiyah se-Indonesia, di kota Ambon telah mencapai 90 persen, baik itu dari seksi acara, transportasi, akomodasi maupun keamanan dari TNI/Polri, dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Sesuai jadwal dan agenda yang kita terima pak Presiden akan datang, pada Kamis 23 Februari 2017. Pukul 14.00 WIB beliau sudah berangkat dari Bandara International Soekarno Hatta, menggunakan pesawat khusus keprisidenan dan tiba di Bandara International Pattimura pukul 19.15 WIT. Pukul 22.00 WIT Presiden menuju Gedung Islamic Center untuk membuka Tanwir Muhammadiyah. Sampai saat ini persiapan Tanwir Muhammadiyah sudah mencapai 90 persen,”jelas Sahuburua, kepada wartawan di ruang rapat lantai II, kantor Gubernur Maluku, Selasa (21/2) kemarin.

Wagub yang juga ketua panitia pelaksanan sidang Tanwir Muhammadiyah, mengatakan kepastian kehadirian presiden Joko Widodo setelah sejumlah personil dari pasukan pengamanan presiden, tiba di kota Ambon, guna melihat dan meninjau persiapan panitia pelaksana sidang tanwir, sebelum orang nomor satu di republik Indonesia itu, tiba.

“Hari ini (Selasa kemarin red) akan tiba Paspampres dengan menggunakan pesawat Garuda, untuk mengecek seluruh kesiapan rangkaian kegiatan yang akan dihadiri pak Presiden. Semoga jadwal kedatangan pak Presiden ini, tidak akan berubah,” kata dia.

Mantan ketua DPD Partai Golkar Maluku ini menambahkan, untuk peserta sidang tanwir sendiri, yang sudah dipastikan hadir mencapai 500 orang, namun ditargetkan sekitar 800 sampai 1000 orang.

“Yang ditargetkan itu sekitar 1.000 hingga 1.500 orang, itu sudah ditambah dengan keluarga besar Muhammadiyah yang ada di Maluku,”terangnya.

Dalam sidang tanwir Muhammadiyah ini, lanjut Sahuburua, juga dilaksanakan Pawai Ta’aruf yang akan diikuti 2000 peserta dari Guru, TK, SMP, SMA, dan SMK. Pawai Ta’aruf ini bukan hanya diikuti oleh umat Islam saja, tetapi juga dari umat kristiani, hal ini untuk membuktikan kerukunan antar umat beragama di Maluku.

“Untuk rute Pawai Ta’aruf, dimulai dari lapangan merdeka – jalan Pattimura – Batu Gajah – Tunggu Trikora – Prigilima – Waihaong dan kembali ke lapangan merdeka. Semua agama kita libatkan, jadi bukan muslim sendiri saja,”tutur dia.

Kendati demikian, sidang tanwir Muhammadiyah merupakan tolak ukur untuk membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia bahwa kondisi Maluku aman, dan laboratorium kerukunan umat beragama di ada di Maluku.

Sementara rangkaian kegiatan dalam rangka sidang tanwir Muhammadiyah sendiri, sudah mulai berlangsung Minggu (19/2) kemarin, yakni kegiatan bakti sosial, berupa pengobatan gratis dan khitanan massal bagi masyarakat Leihitu, yang dipusatkan di desa Wakal.

“Rangkaian tanwir ini sudah berjalan dari Minggu kemarin, yakni khitanan massal sebanyak 50 orang anak. Dan pengobatan gratis 150 orang dengan berbagai macam jenis penyakit,”kata Wakil sekretaris panitia sidang Tanwir Muhammadiyah Maluku, DR Jalaluddin Salampessy, terpisah.

Peserta sendiri dipastikan tiba di Kota Ambon, melalui Bandara Internasional Pattimura Ambon, pada 22-23 Februari besok, dengan menggunakan sejumlah penerbangan dari seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, untuk tempat tinggal dari para peserta, tamu dan undangan, selama pelaksanaan kegiatan tersebut panitia memastikan, Hotel dan penginapan di Kota Ambon, sangat mencukupi.

Sebelumnya, Salampessy juga mengaku, jika sebagian besar menteri dan pejabat negara juga hadir dalam kegiatan sidang Tanwir Muhammadiyah itu. “Ketua DPR RI, ketua MPR, ketua DPD, para menteri, pimpinan-pimpinan lembaga negara, lembaga keuangan, para rektor seluruh universitas Muhammadiyah dan undangan 11 provinsi se-Indonesia Timur,”tuturnya.

Untuk diketahui, sidang tanwir ini, merupakan bentuk evaluasi dari seluruh program kerja hasil muktamar maupun membuat langkah stategis organisasi tersebut, kedepan dengan arah yang lebih baik.(AHA)

Most Popular

To Top