5 Wakil Rakyat Baru di Karpan – Ambon Ekspres
Politik

5 Wakil Rakyat Baru di Karpan

AMBON,AE––Lima anggota legislatif (aleg) baru segera menduduki kursi DPRD Provinsi. Mereka bakal menggantikan lima aleg yang telah dinonaktifkan, karena ikut Pilkada. Pergantian Antar Waktu (PAW) masih menunggu usulan nama dari partai Golkar dan PPP.

Tiga dari lima nama calon aleg tersebut telah diusulkan oleh partai politik masing-masing ke sekretariat DPRD Maluku. Yakni, Ever Kermite (PDI Perjuangan) menggantikan Samson Attapary, Abdurassit Kottalima (Hanura) menggantikan M. Yasin Payapo, Turaya Samat (PKS) pengganti Suhfi Majid.

Sementara Elia Ronny Sianressy (Golkar) dan Darul Kutni Tuhepaly (PPP) yang bakal menggantikan Dharma Oratmangun dan Syarif Hadler, belum diusulkan.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Maluku Roy Manuhutu yang dikonfirmasi mengaku, sampai saat ini pihaknya belum menerima dokumen Pergantian Antara Waktu (PAW) dari partai Golkar dan PPP.

“Untuk Golkar dan PPP belum ada yang memasukan nama pengantinya ke kami di DPRD. Ini yang membuat proses sedikit terlambat, karena harus menunggu kedua partai ini baru dilakukan secara bersama,” ujar Manuhutu kepada Ambon Ekspres, Rabu (22/2).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Maluku, Apras Pattisahiwa mengatakan, pihaknya masih menunggu pengesahan DPW hasil perubahan dari DPP. Namun, dia memastikan dua pekan ke depan, DPW berencana menggelar rapat untuk membicarakan pengusulan PAW.

“Mungkin dua minggu ke depan, kita sudah lakukan rapat. Dari situ, baru kita usulkan PAW. Tapi sesuai aturan, yang diusulkan adalah peraiha suara terbanyak berikut. Untuk kota Ambon, saudara Darul Kutni Tuhepaly,” kata Apras.

Pengurus DPD Partai Golkar Maluku, Haeruddin Tuarita mengatakan, pihaknya juga belum melaksanakan rapat mengenai PAW.”Sudah lama kami tidak rapat. Mungkin dalam waktu dekat. Kalau suara terbanyak kedua setelah pak Dharma, adalah Ronny Sianressy,” singkatnya.

Untuk diketahui, Syarif Hadler mencalonkan diri sebagai wakil Walikota Ambon, berpasangan dengan Richard Louhenapessy. Empat anggota DPRD lainnya yang mencalonkan sebagai kepala daerah dan telah dinonaktfikan dari jabatan anggota DPRD oleh Menteri Dalam Negeri, yaitu Muhammad Suhfi Majid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Samson Attapary dari PDI Perjuangan, Muhammad Yasin Payapo (Hanura) dan Darma Oratmangun (Golkar) juga bakal diganti.

Sesuai peraturan perundang-undangan, calon anggota legislatif (Caleg) yang menggantikan anggota DPRD diberhentikan karena halangan tetap, mengunduran diri karena mencalonkan diri sebagai kepala daerah, adalah yang memiliki suara terbanyak berikutnya atau kedua.

Namun, dikembalikan kepada mekanisme internal parpol jika caleg dengan suara terbanyak kedua berhalangan.
Hal ini yang dilakukan oleh PKS dengan mengusulkan Turaya Samat, caleg DPRD Maluku yang memperoleh suara terbanyak ketiga. Sebab, Ahmad Amin, pemilik suara terbanyak kedua mengundurkan diri. (WHB/TAB)

Most Popular

To Top