Menteri Muhajir Puji GMGM Ameks – Ambon Ekspres
Pendidikan

Menteri Muhajir Puji GMGM Ameks

AMBON,AE.–– Program Gerakan Maluku Gemar Membaca (GMGM) yang dimotori harian Ambon Ekspres bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Maluku, mendapatkan pujian dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhajir Effendy.

Pujian disampaikan saat menteri hadir sebagai Keynote Speaker dalam seminar nasional dengan tema “Membangun Budaya Literasi Dalam Mendukung Gerakan Maluku Membaca” yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku dalam rangka pembukaan Muswil PW Pemuda Muhammadiyah Maluku, di Aula Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Tantui, Kamis (23/2) pagi kemarin.

Selain Mendikbud Muhajir, hadir pula narasumber Rektor Universitas Pattimura Prof. DR. Marthinus Sapteno, SH,MH dan Direktur Utama Ambon Ekspres Mahfud Waliulu.
Menteri Muhajir menegaskan, kemajuan suatu bangsa sangat tergantung kesiapan sumber daya manusia. Salah satu kesiapan, yakni membekali diri dengan sejumlah ilmu pengetahuan dan informasi. Dengan demikian membaca adalah kuncinya.

Mendengar penjelasan Dirut Ameks, Mahfud Waliulu, tentang program GMGM yang telah berhasil memberikan dampak bagi pendidikan di Maluku, Menteri Muhajir meminta pemerintah daerah berupaya terus meningkatkan gerakan membaca.

“Kita harus galakan budaya membaca. Membaca apa saja, baik teks, karya jurnalis dan sastra. Kita lagi godok undang-undang perbukuan, dan rencananya ada badan bahasa dan perbukuan. Hal ini karena ada potensi hilangnya bahasa Indonesia dan ini menjadi ancaman,” paparnya.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu menilai apa yang dilakukan harian Ameks dengan pemerintah Provinsi Maluku turut berkontribusi bagi pendidikan. “Kita apresiasi pak Dirut Ameks bersama jajarannya yang menggalakan program(GMGM) tersebut,”pujinya.

Sebagai upaya mendukung program tersebut, dia berjanji akan membantu pengadaan buku di tahun 2018. “Saya dengar penjelasan tadi (program GMGM) disebutkan telah dibangun perpustakaan mini di kelas dan ada program 15 menit membaca sebelum jam pelajaran. Saya kira referensi buku bukan hanya mata pelajaran. Tapi buku sastra ataupun buku novel. Saya minta anggarkan di tahun 2018 untuk alokasi buku,” janjinya.

Menteri Muhajir juga menyinggung akan adanya program prioritas di wilayah Maluku yang telah disepakati pemerintah pusat.Dengan demikian, salah satu fokus pengembangan yakni menyiapkan SDM Maluku sesuai potensi di miliki yakni di bidang kelautan dan perikanan.

“Masa depan Maluku ada di laut. Kita akan bangun SMK Perikanan sebagai penyiapan SDM dan nantinya dibuat pengawasan terhadap wilayah laut. Ini menjadi salah satu kebijakan prioritas pembangunan di Maluku,”tandasnya.

Sebelumnya, Dirut Ameks, Mahfud Waliulu, dalam pemaparan mengaku hasil dari program GMGM telah memberikan dampak bagi sekolah. Sejak gerakan dicanangkan, sekolah mulai menyiapkan perpustakaan hingga adanya pojok baca di kelas.

“Tiap sekolah kini miliki tempat baca dan menariknya sekolah memberlakukan 15 menit membaca sebelum jam belajar mengajar. Kita mendorong agar kesiapan SDM Maluku, karena Ameks sebagai bagian integral membangun Maluku,”paparnya.

Selain itu, Gubernur Maluku Said Assagaff optimis, GMGM telah membantu budaya membaca. Bahkan, dari kegiatan tersebut, Maluku kebagian rejeki yakni Maluku peroleh bantuan afirmasi bagi guru SD, SMP dan SMA.

Rektor Universitas Pattimura Prof. DR. Marthinus Sapteno, SH, MH mengapresiasi program GMGM yang digagas Ameks. “Program GMGM menunjukan upaya Ameks membangkitkan budaya membaca. Membaca merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Banyak lulusan. Kampus tidak berkualitas karena belum membudayakan membaca. Membaca adalah satu kebutuhan,” kata dia. (SAT)

Most Popular

To Top