Dukung Pendirian ITA – Ambon Ekspres
Amboina

Dukung Pendirian ITA

AMBON, AE–Rencana Pemprov Maluku untuk mendirikan Institut Teknologi Ambon (ITA) sudah didepan mata. Sejumlah pihak juga turut mendukung langkah pemerintah itu. Termasuk diantaranya Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

Berdasarkan informasi yang diperoleh koran ini di Kantor Gubernur Maluku, upaya untuk mendirikan ITA ternyata sudah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo melalui Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti). Unpatti bahkan telah diperintahkan Kemeristekdikti RI untuk membantu Pemprov Maluku terkait pendirian ITA.

Rektor Unpatti, Prof Marthinus J. Saptenno mengatakan, pihaknya tetap akan membantu Pemprov Maluku untuk mewujudkan pendirian ITA sambil menunggu pemerintah mempersiapkan infrastrukturnya. “Kita dukung ITA. Itu kebijakan Pemprov Maluku. Nantinya kedepan akan ada kerjasama dengan Unpatti.

Saat ini ada kebijakan pemerintah pusat untuk program studi (prodi) yang akan dibuka di ITA akan ditempatkan sementara di Unpatti sambil menunggu pemprov menyiapkan infrastrukturnya,” kata Sapteno kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (6/3).

Menurut dia, sejumlah prodi yang nantinya akan ditempatkan di Unpatti, diantaranya Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA. Penempatan fakultas tersebut, juga telah mendapatkan persetujuan Kemenristekdikti RI. “Untuk prodi-prodi akan ditempatkan di Unpatti di Fakultas Teknik, Fakultas MIPA sudah melalui persetujuan Menristekdiki,” jelasnya.

Dia memastikan memastikan, saat ini Pemprov Maluku sementara mempersiapkan infrastruktur ITA dan Unpatti siap untuk menampung program studi yang akan dibuka di ITA. “Sudah pasti kita akan tampung, sambil menunggu kesiapan infrastruktur yang sementara dibangun pemprov,” tuturnya.

Disinggung soal penyiapan SDM terutama tenaga pendidik, Sapteno menegaskan, pihaknya juga telah menyiapkan hal itu. Namun pihaknya juga telah bekerja sama dengan sejumlah perguruan ternama di Indonesia. “Kita siap. Namun kita juga kerja sama dengan universitas maupun perguruan tinggi lain yang berada di luar Maluku seperti ITB, Trisaksti dan UPN Yogyakarta. Terutama untuk SDM pertambangan,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemprov Maluku, Bobby Kin Palapia mengaku, hingga kini Pemprov Maluku tetap berkomitmen untuk mendirikan ITA. “ITA itu tetap akan dibangun. Dan rencananya insfraktruktur dibangun pada 2018. Apalagi pembukaan prodi-prodi itu juga sudah mendapat persetujuan dari Kemenristekdikti,’’ tambah Palapia.

Untuk diketahui, rencana membangun ITA di daerah ini harus mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo. Pasalnya, untuk rencana mendirikan sebuah institut teknologi perlu mendapatkan persetujuan presiden yang nantinya dikeluarkan melalui Perpres tentang Pembentukan ITA.

“Setelah ada Perpres keluar baru dilakukan desain dan master plannya. Ini akan dilakukan pada 2017 dan pembangunannya di tahun 2018,” ungkap Kepala Bappeda Maluku Anthonius Sihaloho, beberapa waktu lalu.

Walaupun masih memerlukan persetujuan dari presiden, kata Sihaloho, pemprov telah menyiapkan lahan untuk pembangunannya di Dusun Taeno, Desa Suli dan Wayame.

Pembangunan ITA, bertujuan untuk mengantisipasi pengoperasian Blok Masela, sehingga anak-anak Maluku yang berminat mengambil bidang teknik maupun pertambangan, tidak perlu untuk ke luar Ambon.(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!