Herman Siap Lawan Assagaff – Ambon Ekspres
Politik

Herman Siap Lawan Assagaff

AMBON, AE.—Pemilihan Gubernur Maluku periode 2018 – 2023 bakal kembali seru. Kali ini Herman Adrian Koedoeboen sudah menyatakan siap bertarung. Dia siap bersaing dengan Gubernur Maluku Said Assagaff yang juga dipastikan maju.

Herman Koedoeboen sudah bekerja sejak dua tahun lalu secara massif dihampir semua kabupaten/kota. Oleh karena itu, Herman telah siap bertarung tahun 2018. “Insyah Allah, beliau siap 99 persen maju sebagai calon Gubernur Maluku periode 2018-2023,” kata Samsul Notanubun, tim Herman saat diwawancarai via messenger, Senin (6/3).

Notanubun mengaku, sosialisasi Herman ke masyarakat sudah dilakukan sejak dua tahun lalu hingga saat ini. Terutama melalui medium stiker dan kalender yang telah dibagikan kepada masyarakat. “Untuk sosialisasi, pergerakannya sudah sejak dua tahun lalu. Olehnya itu, satu-satunya figur yang sudah sangat siap untuk maju dalam pilgub Maluku 2018 ini adalah Herman Koedoeboen,” paparnya.

Namun, Notanubun menyatakan, Herman belum memastikan akan berpasangan dengan siapa. Saat ini Herman memang diisukan akan berpasangan dengan mantan Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dua periode, Abdullah Vanath. Kedua figur ini belum dapat dihubungi lewat telepon genggam.

Sekadar tahu, Herman dan Abdullah merupakan mantan calon Gubernur Maluku 2013. Herman yang berpasangan dengan Daud Sangadji, kandas diurutan ketiga perolehan suara. Sementara Vanath dan wakilnya, Marthin Jonas Maspaitella menjadi pemenang kedua, setelah Gubernur dan wakil gubernur saat ini, Said Said Assagaff-Zeth Sahuburua.

Berbeda dengan Herman yang sudah mulai bekerja, Barnabas Orno justru mengaku kaget, saat mengetahui namanya disurvei oleh tim konsultan Said Assagaff. Lima belas nama lainnya juga disurvei. “Saya tidak tahu, saya ada di Jakarta. Saya dengar, ada orang bilang, terbit di Ameks (Ambon Ekspres). Saya juga jadi kaget,” kata Orno ketika dimintai tanggapan mengenai survei kandidat bakal calon wakil gubernur.

Menurut Orno, ada pihak atau orang tertentu yang memiliki penilaian tersendiri terhadap dirinya, sehingga memunculkan namanya dalam daftar bakal calon wagub. Sebab, dia sendiri belum pernah menyatakan keinginannya untuk maju di Pilgub Maluku. “Kalau nama muncul di survei. Kan saya tidak pernah bicarakan ke orang. Mungkin ada pihak-pihak yang punya cara pandang seperti apa dan saya juga tidak tahu,” akuinya.

Bupati Maluku Barat Daya (MBD) itu juga menegaskan, belum punya keinginan untuk maju dalam Pilgub Maluku. Baik sebagai bakal calon gubernur maupun wakil gubernur. Dia masih fokus membangun MBD. “Saya masih fokus bangun MBD. Kita ajak investor ke sana (MBD). Saya tidak mau terlalu masuk dalam konspirasi-konspirasi politik ke depan. Jabatan bupati itu sudah saya syukuri. Itu anugerah Tuhan yangn harus saya jalani,” tandas kader PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, mantan calon wakil gubernur yang juga ketua DPD Partai Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa berterima kasih, karena namanya telah masuk dalam daftar survei. Namun, Lewerissa tidak mau berandai-andai. “Saya harus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi saya yang tinggi kepada mereka yang turut menghitung potensi kader Gerindra dalam menghadapi Pilgub Maluku 2018 yang akan datang. Tapi saya tidak mau berandai-andai,” kata Lewerissa.

Lewerissa akan mempertimbangkan secara matang, apabila ada calon gubernur yang menggandengnya sebagai pasangan. Bila tidak, dia mengurung harapannya untuk bertarung kembali. “Tapi jika ada bakal calon gubernur yang sangat berpeluang besar menang dan mengajak saya untuk mendampingi, pasti akan dipertimbangkan serius. Jika tidak, lebih baik jangan karena pilkada dengan sistem seperti saat ini terlalu mahal biayanya. Banyak yang dikorbankan kalau asal sekadar maju, tapi tidak punya peluang menang,” paparnya.(TAB)

Click to comment

Most Popular

To Top