DPD Golkar Usulkan Elly Toisuta – Ambon Ekspres
Politik

DPD Golkar Usulkan Elly Toisuta

AMBON, AE.–– Tarik ulur SK DPP Golkar Nomor 906 tahun 2016, akhirnya diplenokan di DPD II Golkar Kota Ambon. Penunjukan Elly Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, akan diteruskan lewat usulan nama ke DPRD Kota Ambon untuk diparipurnakan.

Sebelumnya, SK ini sejak ditandatangani Ketua Umum DPP Golkar Setia Novanto dan Sekjen DPP Idrus Marham tanggal 7 Desember 2016 sempat tidak diakui keabsahannya. Karena beredar lewat akun WhatsApp dan bukan melalui pleno tingkat DPD.

Sebelumnya, ada tiga nama yang diusulkan ke DPP untuk posisi tersebut. Yakni Ketua Fraksi Golkar DPRD Ambon Marcus (Max) Pattiapon, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Ambon Zeth Pormes dan Bendahara Fraksi Golkar DPRD Ambon Elly Toisuta.

Namun Elly Toisuta yang diusulkan lewat SK tersebut. Bahkan sempat diusulkan ke DPP untuk melakukan evaluasi terhadap SK DPP Nomor 906 oleh Ketua DPD II Golkar Kota Ambon. Usulan tersebut sempat ditolak dan tidak direspons DPRD.

Tak mau rugi 1 kursi, DPD II Golkar Kota Ambon akhirnya melakukan pleno bersama para pengurus harian terhadap SK DPP Nomor 906 tahun 2016. Dan kemudian telah memutuskan untuk tetap mengawal keputusan DPP yang menunjuk Elly Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, menggantikan almarhum Hi Husen Toisuta melalui Pergantian Antar Waktu (PAW).

Ketika ditemui Ambon Ekspres, Senin (13/3), Ketua Harian DPD Golkar Kota Ambon, Marcus Pattiapon mengatakan, DPD Golkar telah melakukan pleno atas SK DPP Nomor 906 tahun 2016 yang menunjuk Elly Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD Ambon.

Menurutnya, tidak ada lagi persoalan soal tarik ulur posisi wakil pimpinan DPRD. “Soal SK DPP itu sudah dituntaskan. Karena kita sudah plenokan kemarin di DPD Golkar. Jadi silahkan tanyakan langsung ke ketua atau sekretaris DPD Golkar. Karena tinggal diusulkan nama saja ke DPRD Kota Ambon,” tandas Pattiapon yang sempat menghindar ketika diwawancarai.

Anggota Komisi III DPRD Ambon ini menjelaskan, tidak mengetahui kapal usulan tersebut disampaikan ke Sekretariat DPRD untuk dilanjutkan ke Bamus DPRD Kota Ambon. Namun menurutnya, usulan tersebut harus segera di percepat agar tidak menghambat segala pekerjaan atau kepentingan fraksi maupun partai. “Mungkin dalam minggu ini harus dipercepat. Tapi soal suratnya sudah tiba di DPRD, saya tidak tau. Silahkan konfirmasi ke Sekretaris DPD atau ketua,” singkatnya.

Bendahara Fraksi Golkar, Elly Toisuta menjelaskan, soal PAW wakil pimpinan DPRD sudah tidak lagi menjadi polemik internal Partai Golkar. Karena DPD telah melakukan pleno atas keputusan DPP lewat SK DPP Nomor 906 tahun 2016 yang menunjuk dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon.

“Kemarin (Jumat 10/3) secara internal partai, DPD Golkar Kota Ambon sudah melakukan rapat harian dan membahas secara resmi terkait ketetapan SK DPP Nomor 906 tertanggal 7 Desember 2016 lalu. Dan kemarin itu secara resmi sudah diplenokan secara pengurus harian dan disampaikan resmi oleh ketua DPD Golkar Pak Richard Louhenapessy bahwa selaku kader kita siap mengamankan keputusan tersebut,” terang Toisuta.

Anggota Komisi II DPRD Ambon ini mengaku, dari hasil pleno tersebut tidak ada perubahan soal penetapan SK DPP Nomor 906. Sehingga DPD akan kembali melanjutkan usulan nama ke DPRD Kota Ambon. Bahkan telah dimasukan dalam schedul atau jadwal yang ditentukan.

Sehingga tinggal DPRD lewat Bamus DPRD Kota Ambon untuk berproses dengan merealisasikan SK Gubernur untuk pergantian pimpinan DPRD. “Intinya seluruh kepengurusan administrasi di DPD Golkar terkait PAW atau posisi wakil pimpinan DPRD sudah selesai.

Tinggal kita menunggu kerja Bamus DPRD untuk memproses SK jika sudah diusulkan oleh DPD. Dan mungkin dalam bulan ini terjadi dua pelantikan sekaligus. Dan itu akan diatur atau disesuaikan oleh Bamus DPRD Ambon. Jadi sudah tidak ada perbedaan lagi. Karena semuanya sudah selesai. Dan mungkin hari ini (kemarin) usulan nama sudah disampaikan ke DPRD kota Ambon,” ucapnya.

Sekedar tahu, Sekretaris DPD II Golkar Kota Ambon, Max Siahay belum dapat ditemui dan belum mau menjawab panggilan telepon maupun pesan singkat terkait persoalan PAW dan posisi wakil ketua DPRD kota Ambon. Yang mana, setiap dikonfirmasi, selalu mengalihkan panggilan atau mematikan telepon genggamnya, hingga koran ini naik cetak.(ISL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!