Beredar Surat dari KPUD, Pembatalan Calon Pemenang di Pilkada Yapen – Ambon Ekspres
Politik

Beredar Surat dari KPUD, Pembatalan Calon Pemenang di Pilkada Yapen

JAKARTA- Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Yapen terkait pangajuan surat keputusan pembatalan calon Bupati dan Wakil Bupati kepada pasangan calon nomor urut 1, Tony Tesar dan Fans Sanadi pada selasa lalu, mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Hanura DPRD Papua, Yan Mandanes.

“Kami sangat mengapresiasi Keputusan KPU yang telah mengajukan surat keputusan pembatalan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati kepada paslon nomor urut 1, Tony Tesar dan Fans Sanadi,” katanya saat jumpa Pers di Jakarta, Rabu (22/3).

Dalam surat yang beredar di kalangan wartawan, KPU pusat mengeluarkan surat dengan sifat segera perihal tindaklanjut rekomendasi Panwas Kabupaten Kepulauan Yapen. Surat ditandatangani Komisioner KPU Arief Budiman selaku Plh (Pelaksana Harian) Ketua KPU.

“Mungkin baru pertama kali dalam sejarah dilaksanakannya pilkada serentak, calon petahana didiskualifikasi dalam proses pencalonan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati, karena dinilai melakukan pelanggaran secara masif dan terstruktur,” kata Yan Mandanes yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Hanura itu.

Dalam surat bernomor 236/KPU/III/2017 tertanggal 20 Maret 2017 itu berisi tiga hal Petunjuk Pelaksanaan KPU pusat yaitu pertama meminta KPU Provinsi Papua melakukan supervisi dan monitoring tugas KPUD Kabupaten Yapen dalam menindanlanjuti rekomendasi Panwas Yapen yang mendiskualifikasi calon pemenang pilkada.

Kedua, meminta agar tidak melibatkan Ketua KPU Provinsi Papua dalam supervisi dan/atau pengambilan keputusan dalam proses pilkada di Kabupaten Yapen. Karena Ketua KPU provinsi Papua memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu pasangan calon.

Ketiga, memerintahkan KPU provinsi Papua berkoordinasi dengan Bawaslu rpovinsi Papua dalam melaksanakan proses supervisi dan monitoring sebagaimana dimaksud, serta melaporkannya proses tersebut kepada KPU pusat.

Dalam suarat KPU Pusat tersebut juga dijelaskan bahwa petunjuk pelaksanaan dari KPU pusat tersebut merupakan tindaklanjut dari suart KPU Kabupaten Yapen Nomor 60/KPU-Kab/030434110/II/2017 tertanggal 13 Maret 2017 tentang permohonan petunjuk pelaksanaan atas rekomendasi Panwas yang telah membatalkan pasangan Tony Taser-Frans Sanadi selaku calon pemenang pilkada dengan perolehan suara terbanyak.

Menurut Yan Mandenas, dengan surat dari KPU pusat yang menindaklanjuti rekoemndasi Panwas itu maka proses rekapitulasi yang sempat diskorsing untuk menunggu keputusan KPU Pusat dapat dibuka dan dilanjutkan kembali prosesnya.

“Tahapan selanjutnya adalah rekapitulasi hasil pemungutan suara di dua pemungutan suara ulang (PSU) di distrik Yapen Barat dan distrik Wonawa. Kemudian, dilanjutkan dengan penetapan bupati terpilih,” kata Yan. (*/Fajar)

Most Popular

To Top