Polda Maluku Dikukuhkan Tipe A – Ambon Ekspres
Amboina

Polda Maluku Dikukuhkan Tipe A

AMBON, AE.––Wilayah yang luas dengan intensitas kerawanan cukup tinggi tidak sebanding dengan jumlah personil aparat kepolisian yang ada membuat pemerintah pusat dan Mabes Polri akhirnya menyetujui dan menaikan tipe atau status Polda Maluku dari B menjadi tipe A.

“Dilihat dari luas wilayah, kemudian tingkat kerawanan daerah. Kerawanan itu yang pertama perbatasan dengan negara-negara yang mana tindak pidananya cukup rawan. Prediksi kedepan dengan adanya perbatasan dengan tiga negara, kemungkinan kejahatan transnasional bisa terjadi. Sehingga perlu dinaikkan tipe poldanya,” jelas Kapolda Maluku Brigjen Polisi Ilham Salahuddin kepada wartawan, Selasa (4/4).

Setelah dinaikkan tipe polda, kata Ilham, kapolri kemudian mengeluarkan surat telegram guna mengkukuhkan tipe polda tersebut. Hal itu yang akan dilaksanakan Rabu (5/4) hari ini. “Disetujui kenaikan tipe oleh Menpan RB, maka kemudian pak kapolri mengeluarkan telegramnya untuk mengukuhkan Polda Maluku yang naik dari sebelumnya tipe B menjadi tipe A,” jelas dia.

Mantan Dansat Polda Maluku itu mengaku, dampak dari pengukuhan atau kenaikan tipe polda ini, yakni pemenuhan kualitas dan kuantitas personil Polri, terutama di Polda Maluku. “Dampaknya apa, pemenuhan peralatan dan sarana-prasarana. Untuk personil dikedepankan kualitas mengingat jumlah personil masih terbatas dan tidak serta merta langsung dipenuhi melainkan menunggu periodik-periodik dari setiap tahun. Tapi yang sudah ada ini dikelola dengan baik,” paparnya.

Jenderal yang sebentar lagi akan berbintang dua itu menambahkan, tuntutan dengan dengan naiknya tipe Polda ini, mampu melayani masyarakat dengan program Kapolri yakni profesional, moderen dan terpercaya. “Kenapa harus profesional ya karena tuntutan masyarakat untuk hidup aman itu tinggi, sehingga polri harus profesional.

Kemudian moderen, dimana moderennya, cara berpikir Polri, harus sesuai dengan tuntutuan zaman. Yang menjadi garda terdepan adalah bintara kita dilapangan,” terangnya.

Untuk itu, dengan naiknya tipe ini, maka pihaknya sudah pasti akan melakukan pelayanan yang lebih baik lagi terhadap seluruh tuntutan keamanan masyarakat yang ada di daerah ini. “Kualitas pasti ditingkatkan. Sesuai dengan status dan keingnan masyarakat.

Dalam penegakan hukum yang kita lakukan itu, merupakan alternatif terakhir jika kejahatan itu sudah tidak bisa ditolelir lagi. Namun sepanjang itu masih bisa ditolelir, maka pendekatan humanis untuk penyelesaian pasti kita lakukan,” tandasnya.

Terpisah, Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan, kenaikan tipe hingga pengukuhan itu, merupakan jawaban atas perjuangan dan doa masyarakat Maluku agar mendapatkan kehidupan yang lebih aman dan nyaman lagi. “Polda inikan sudah lama kita minta ketika sudah ada kodam.

Kenapa ? Karena kita lihat luas wilayah kita. Dan besok dikukuhkan merupakan wujud nyata atas doa masyarakat yang ada didaerah ini,” kata dia.

Menurut Assagaff, perjuangan Pemprov Maluku saat itu untuk peningkatan Direktorat Polaid yang dipimpin brigjen. Namun itu sulit untuk diwujudkan, maka perjuangan pemerintah daerah itu, itu mengubah tipe polda yang ada. “Kita ucapkan selamat, tentu saja dengan naiknya tipe ini, kita harap kerja-kerja aparat kita di Polda Maluku harus lebih berkualitas bila dibandingkan dengan saat ini,” pinta dia.

Kakor Brimob Irjen Polisi Murad Ismail mengatakan, peningkatan status kepolisian daerah Maluku dari tipe B menjadi tipe A sesuai ketetapan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Dimana Maluku sebagai daerah yang berbatasan dengan 3 negara yakni Papua Nugini, Timor Leste dan Australia.

“Maluku ini, berbatasan dengan 3 negara yaitu Papua Nugini, Timor Leste dan Australia. Sama dengan daerah beberapa daerah lain seperti Polda Kepri, Polda Lampung dan Polda NTT. Jadi harus peningkatan status dilakukan,” tandas Murad ketika berpapasan dengan awak media di Swiss Bell Hotel, Selasa (4/4).

Diakuinya, Maluku memiliki memiliki luas wilayah yang sangat besar. Sehingga peningkatan status harus dilakukan. Menurutnya, peningkatan status tersebut agak terlambat, karena harusnya sudah dilakukan sejak awal. Namun dengan peningkatan status tersebut, lanjut dia, jika statusnya telah dinaikan ke tipe A, maka sejumlah kolonel juga akan dinaikan pangkatnya. Bahkan untuk kuota penerima tes kepolisian juga akan diperbanyak.

“Lautan Maluku cukup besar sekitar 54.000 kilometer persegi. Sementara pulau Bali hanya 5.000 kilometer persegi. Berarti lebih dari 10 kali lipat dari pulau Bali. Jadi pantas naik status ke tipe A. Dan pastinya dengan status tipe A, maka nantinya akan dipertambah kuota penerimaannya secara berkelanjutan. Dan yang jelas dengan naik status ini ada beberapa kolonel yang levelnya naik,” pungkasnya.(AHA/ISL)

Most Popular

To Top