Guru SD Pertanyakan Laporan Korupsi

by

Menyinggung soal nilai dari Dana Bos itu, Samy enggan menyebutkan. Akan tetapi dia mengatakan, akan secepatnya ditindaklanjuti ke Kejari Ambon dalam mengambil langkah penuntasan kasus tersbeut. “Kalau soal dananya kami tidak tahu. Yang jelas itu dalam kurung tahun 2016. Sehingga, bagi kami secepatnya akan kami sampaikan atau koordinasikan dengan Kajari setempat untuk mengambil langkah atas laporan tersebut,” tandas Samy.

Terpisah salah satu guru yang enggan namanya dikorankan mengaku kesal dengan tindakan atau sikap yang ditunjukan oleh Kepsek SDN 5 Tulehu. Pasalnya, tindakan untuk mencairkan dana BOS tersebut tanpa sepengetahuan para guru di sekolah setempat. “Tadi (kemarin) sebelum kami ke kantor Kejati Maluku kami melakukan perlawanan dengan kepsek. Karena kami sangat resah dengan tindakan yang dilakukan kepsek. Dimana tindakan kepsek tanpa ada sepengetahuan dari kami para guru dan pencairan dana BOS dilakukan diwaktu libur serta memalsukan tandatangan para guru,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, sangat diharapkan agar Kejati Maluku dapat segera melihat dan mengambil sikap untuk menuntaskan persolan tersebut. “Kami sangat harapkan Kejati Maluku dapat segera menuntaskan kasus tersebut. Karena tindakan kepsek tanpa diketahui para guru di sekolah. Dan ini mengganggu aktivitas mengajar dari para guru karena tindakan kepsek yang tidak menghargai guru di sekolah tersebut,” tandas dia.(MG1)

2 of 2Next