Setahun 1.226 Gempa Hantam Maluku – Ambon Ekspres
Amboina

Setahun 1.226 Gempa Hantam Maluku

Andi Azhar Rusdin

AMEKS ONLINE, AMBON, -Tak terasa, tapi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geosifika  Kelas 1 Ambon mencatat ada gempa berkekuatan 3.2 Skala Richter (SR). Gempa mengguncang  Pulau Ambon dan Seram, pada Senin (10/4) pukul 06. 41 Wit. Tidak ada ada tsunami.

Kepala seksi data dan informasi BMKG kelas 1 Ambon Andi Azhar Rusdin mengatakan, gempa terjadi pada kilometer 3.65 Lintang Selatan (LS) dan 128.17 Bujur Timur (BT), dengan jarak 6 km, dari arah Utara Kota Ambon, dan 40 km Barat Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat,  dengan kedalaman 7 Kilo meter.

Intensitas guncangan gempa bumi cukup dirasakan oleh masyarakat yang ada wilayah. Namun guncangannya masih terbilang lemah, sehingga tidak menimbulkan kerusakan bangunan. Setelah peninjauan dari kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal, akibat aktivitas sesar lokal yang memicu terjadinya gempa.
“Gempa ini tidak berpotensi tsunami, karena kekuatan 3.2 Skala Richter (SR).  Yang berjarak 6 km, dari arah Utara Kota Ambon, dan 40 km Barat Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat,  dengan kedalaman 7 Kilo meter. Selain itu untuk kerusakan bangunan tidak ada,” ujar   Azhar , Senin (10/2).

Selama tahun 2016, gempa yang melanda Maluku sebanyak 1.226 kali. Kata dia, angka ini menunjukan Maluku rawan gempa. Hal tersebut dilihat dari tingkat keaktifan gempa bumi (seismisitas) pada tahun 2016 lalu.
Dari jumlah 1. 226, kata dia,  terdapat 47 kali gempa, yang kategori dirasakan oleh masyarakat, tanpa ada kerusakan. Sementara  1 diantaranya yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa,  yaitu gempa bumi  dengan kekuatan 5,5 Skala Richter (SR) di Ambalau Kabupaten Buru selatan, pada 17 Januari 2016.

Menurutnya rata-rata Gempa bumi yang terjadi di tahun 2016, dengan kekuatan kurang dari 5 Skala Richter (SR) sebanyak 1.185 kali, atau sekitar 97 persen. Sedangkan untuk gempa signifikan dengan kekuatan di atas 5 Skala Richter (SR) 43 kali. Dua diantaranya berkekuatan di atas 6 SR, yakni gempa bumi 6,3 SR pada tanggal 5 juni 2016,  dan Gempa Bumi 6.6 SR  tanggal 21 Desember 2016 yang terjadi di Laut Banda.

Terjadinya Gempa Bumi di wilayah Maluku juga didominasi gempa yang dangkal, dengan kedalaman kurang dari 60 km, yang terjadi sebanyak 876 kali.  Dan Gempa Bumi dengan kedalaman menengah hingga dalam terjadi 350 kali.
Sedangkan Gempa dengan kedalaman dangkal, banyak terjadi di sekitar Pulau Ambon, Buru, Seram dan sekitarnya yang disebabkan oleh subduksi Seram, Seram Thrust yang terletak di Selatan Pulau Seram.

“Serta patahan lokal aktif yang terletak di pulau tersebut. Sedangkan untuk gempa dengan kedalaman menengah dan dalam, terjadi di Laut Banda akibat aktifitas Subduksi Banda dan Subduksi Seram,” pungkasnya(WHB)

Most Popular

To Top