Gubernur Lantik Far-Far Sebagai Penjabat Bupati MTB – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Gubernur Lantik Far-Far Sebagai Penjabat Bupati MTB

AMEKS ONLINE, -Gubernur Maluku Said Assagaff melantik Romelus Far-Far sebagai Penjabat Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Senin (17/4). Far-Far secara resmi dilantik menggantikan pelaksana harian, Piterson Rangkoratat.

Rangkoratat yang juga Sekda MTB diangkat sebagai pelaksana tugas harian Bupati MTB, melalui radiogram Mendagri Tjahjo Kumolo pukul 00.00 WIT, Senin (18/4) menggantikan Bitzael Silvester Temmar dan Paulus Werembinan Taborat.    Sedangkan pengangkatan Romelus Far-Far sebagai penjabat Bupati MTB sesuai SK Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo Nomor 1.31.81-2854/tahun 2017 yang dikeluarkan pada 13 April 2017.

Assagaff mengatakan, sesuai aturan, tidak boleh terjadi kekosongan dalam jabatan dilingkup pemerintahan sehingga dipandang perlu untuk mengangkat pelaksana harian bupati oleh Mendagri sebelum akhirnya melantik penjabat bupati. ‘’Pak Bitto Temmar dan pak Paulus Werembinan akhiri masa jabatan kemarin (16 April). Dan UU mengatakan tidak boleh ada kekosongan jabatan. Maka tadi malam pukul 00.00 WIT, radiogram dari pak Mendagri mengangkat sekda sebagai pelaksana harian  dan tadi (kemarin), sudah lantik pak Romi Far-Far sebagai penjabat,” jelas Assagaff.

Menurut dia, Romelus Far-Far dilantik untuk menghindari terjadi kekosongan pemerintahan sekaligus menjamin penyenggaraan pemerintahan di kabupaten tersebut. ‘’Pak Romy dianggap layak dan  memenuhi kompentensi yang disyaratkan oleh aturan perundang-undangan untuk menduduki jabatan tersebut. Kemudian sebagai penjabat pimpinan tinggi pratama, yang juga senior dan memiliki pengalaman yang memadai untuk mengembankan tugas. Terlepas dari pak Romy juga putra daerah,” kata dia.

Dikatakan, ada beberapa catatan penting yang mestinya menjadi perhatian serius dari Penjabat Bupati MTB yakni menjamin penyelenggaran pemerintahan dengan baik. “Bangun konsolidasi, komunikasi dan kerja dengan semua stekholder di MTB agar seluruh urusan pemerintahan menjadi kewenangan daerah dapat dilaksanakan secara optimal bagi kemaslahatan masyarakat banyak. Segera selesaikan persoalan yang muncul kepermukaan pasca pilkada kemarin, termasuk netralitas ASN bila memang ada,” paparnya.

Penyelesaian persoalan pasca pilkada kemarin, kata dia, dianggap penting sehingga penyelenggaran birokrasi dilingkup pemerintahan MTB dapat kembali berjalan normal. ‘’Pilkada telah selesai. Yang ada kedepan adalah kerja dan kerja. Saya juga ingatkan saudara penjabat untuk tidak gegabah melakukan mutasi jabatan ASN, tanpa ada persetujuan tertulis dari Mendagri,” tegasnya.

Tak hanya soal ASN, melainkan juga pentingnya menjaga situasi dan kondisi keamanan di kabupaten, yang memiliki kekayaan sumberdaya alam yang melimpah itu. “Kemudian komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan, sehingga situasi dan kondisi keamanan, tetap terpelihara. Kemajuan suatu daerah itu, tidak akan terjadi bila kondisi keamanannya tidak baik,” pesan dia.(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!