Pelajar Cabul Jadi Tersangka – Ambon Ekspres
Pilihan Redaktur

Pelajar Cabul Jadi Tersangka

ILUSTRASI

-Tidak Ditahan, Tapi Wajib Lapor
AMEKS ONLINE.- Remaja berusia 16 tahun itu akhirnya jadi tersangka. Dia disangkakan telah melakukan pencabulan terhadap anak SMP, namun masih dibawah umur. Keduanya saling jatuh cinta. Duduk bersama. Lalu LAK melampiaskan nafsunya tak jauh dari Pantai Air Salobar, Nusaniwe.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Bripka Orpah Jambormias memastikan LAK ditetapkan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.” Dia (LAK-red) sudah resmi kita tetapkan sebagai tersangka. Dia mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap korban,” tandas Jambormias, Senin (17/4).

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namuan LAK tidak diamankan, hanya ditetapkan sistim wajib lapor.” Karena anak dibawah umur, dan juga masih sekolah sehingga tidak kita tahan, kita hanya berikan wajib lapor dua kali dalam satu minggu,” kata Jambormias.

Sebelumnya diberitakan, tersangka yang belum beranjak dewasa, tapi perbuatannya sudah asusila. Pelajar ini baru berusia 16 tahun, tapi nekat mencabuli anak SMP empat tahun lebih muda darinya. Pencabulan diketahui, karena jejak di leher korban.

Tersangkanya berinisial LAK. Bermukim di salah satu kawasan di Kecamatan Nusaniwe.?Informasi kepolisian menyebutkan, perbuatan asusila dilakukan pelajar SMU itu terjadi, Selasa (11/4) sekira pukul 23.30 , disalah satu tempat disekitaran kawasan Air Salobar. Pelaku dan korban memiliki hubungan asmara (pacaran). Rumah korban tak jauh dari kediaman pelaku.

Sebelum kejadian, pelaku menghubungi korban melalui telephon selulernya. Pelaku kemudian mengajak ketemuan. Korban sempat menolak dengan alasan takut dimarahi orang tuanya. Karena sudah berniat bejat, ada saja akalnya. Tak kehilangan akal, Pelaku  mengatur siasat. Kepada korban, pelaku sampaikan akan mengajak juga temannya. Korban akhirnya mau menemui pacarnya itu. Korban kemudian datang bersama saudara sepupuhnya du tempat yang disepakti untuk bertemu.

Setelah bertemu, saudara korban pun pergi. Pelaku kembali mengajak korban di suatu tempat yang dianggap aman. Disitulah, tangan pelajar ini mulai nakal. Korban dicabuli dengan memegang bagian terlarang pada tubuh korban.

Pertemuan tak lama, korban pun langsung pulang ke rumahnya. Karena sudah larut malam, ada juga bekas kemerah-merah dibagian leher gadis belia  ini. Inilah yahvkemudian memantik kecurigaan orang tuanya. Satu per satu pertanyaan pun disampaikab, karena terus didesak korban akhirnya membeberkan perbuatan pelaku terhadap dirinya.

Mendengar penjelasan sang anak, orang tua geram. Tidak terima langsung mendatangai kantor polisi mengadukan perbuatan pelaku. Kasus ini secara resmi dilaporkan, Rabu (12/4) sekitar pukul 18.00.(ERM).

Most Popular

To Top