Kasidik Diperiksa Tim Kejagung ? – Ambon Ekspres
Politik

Kasidik Diperiksa Tim Kejagung ?

AMEKS ONLINE.- Tiba-tiba tim dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku,  Selasa (25/4). Kedatangan tim beranggotakan dua orang ini diduga bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap oknum jaksa dilingkup Kejati Maluku terkait pengaduan yang diterima.

Sumber koran ini dilingkup Kejati Maluku menyebutkan, kedatangan tim kejagung dari Bidang Intel Kejagung ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan secara khusus terhadap oknum jaksa Kejati Maluku. Bahkan santer diisebut bila oknum jaksa itu merupakan Kasidik Kejati Maluku berinisial LT. Jaksa LT ini disebut-sebut adalah Ledrik Takendengan yang menjabat Kasidik Maluku.

“Hari ini (kemarin-red) ada kedatangan dari tim kejagung ke kantor Kejati Maluku. Indikasi kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan pemeriksaan secarah khusus terhadap salah satu oknum jaksa dilingkup Kejati Maluku terkait kemungkinan adanya laporan pengaduan,” kata sumber Koran ini di Kejati Maluku.

Sumber juga tidak mengetahui, tujuan pemeriksaan secara khusus terhadap salah satu oknum jaksa ini berkaitan dengan kasus apa. ” Kalau soal itu saya tidak tau akan tetapi informasinya seperti itu,” terang sumber.

Terkait itu, Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette yang dikonfimasi koran ini mengakui kehadiran tim dari Kejagung. Menurut Samy, kehadiran mereka berkaitan dengan suvervisi laporan pengaduan. “Ya, ada kehadiran tim dari Kejagung yang berjumlah dua orang. Tujuan mereka untuk melakukan supervisi terhadap laporan pengaduann yang disingkat lapdum, itu saja,” jelas Samy.

Menyinggung soal, apakah suvervisi yang dilakukan oleh Kejagung berkaitan dengan lapdum yang sifatnya berkaitan dengan kinerja jaksa, Samy enggan bekomentar. “Kalau itu saya tidak tahu. Yang jelas hanya melaksakan suvervisi terkait lapdum,” singkat Samy sambil menunjukan senyum tipisnya.

Sekedar ingat, beberapa kasus yang diduga menyeret oknoum jaksa dilingkup Kejati Maluku sudah beberpa kali diadukan ke Kejagung RI. Misalnya indiaksi dua oknum jaksa dilingkup Kejari Ambon Cabang Banda yangd ilaporkan pensehat hukum terdakwa kasus anggaran pembangunan Runway Bandara Banda. Namun kasus tersebut telah dilakukan pemeriksaan intens oleh bidang pengawas Kejati Maluku dan hasilnya telah diserahkan ke Kejagung RI.

Selain itu, ada juga dugaan suap oknum jaksa senilai Rp 5,4 miliar oleh pemilik lahan dan gedung untuk pembukaan kantor cabang PT Bank Maluku dan Malut di Surabaya, Costarito Tee yang diduga dilaporkan oleh Morits Latumeten selaku penasehat hukum terdakwa, Hentje Abraham Toisuta dalam perkara korupsi dan TPPU pengadaan atau pembelian lahan dan gedung kantor cabang PT. Bank Maluku dan Malut di Surabaya tahun 2014 yang merugikan negara senilai Rp 7,2 milair dari total dana sebesar Rp 54 miliar.(MG1)

Most Popular

To Top