Bastian Mainassy Dituntut 5 Tahun Penjara – Ambon Ekspres
Hukum&Kriminal

Bastian Mainassy Dituntut 5 Tahun Penjara

AMEKS ONLINE.-Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku, Bastian Mainassy yang menjadi terdakwa dituntut JPU Kejati Maluku dengan pidana penjara selama 5 tahun plus denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan penjara. Tuntutan dibacakan JPU Ikram Ohoiulun pada persidangan di PN Tipikor Ambon, Jumat (28/4)

Terdakwa Mainassy dinilai terbukti secarah sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi proyek pancing tonda tahun 2011 yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 3,2 miliar. “Menuntut, meminta kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk menjatuhkan hukuman kepada terdakwa, Bastian Mainassy terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 2 jo 18 (1) UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor dengan pidana penjara selama 5 tahun denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara tanpa dibebankan membayar uang pengganti,” ucap JPU.

Sidang dipimpim majelis hakim yang diketuai Samsidar Nawawi didampingi RA Didi Ismiatun dan Herry Liliantono. Sementara terdakwa didampingi penasehat hukumnya, Pileo Fioestes Noija.

Usai pembacaan tuntutan, hakim kemudian menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan oleh terdakwa melalui penasehat hukumnya. “Demikian pembacaan tuntutan oleh JPU, maka sidang kami tunda hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan. Diharapkan, penasehat hukum dapat percepat pembelaannya,” tandas hakim ketua.

Diketahui, Bastian Minassy didakwa melakukan dugaan tindak pidana  korupsi proyek Pancing Tonda tahun 2011. Proyek yang dikerajkan oleh 14 kontraktor yakni, CV Exchel Pratama, CV Asta Bayu, PT Bumi Karya Maluku, CV Irene Citra Perkasa, CV Yerpani Utama, CV Ken­cana Abadi, CV Mejondri, CV Elma, CV Bumi Waras, PT Godriver, CV Lease Sukses Makmur, CV Tri Jaya Lestari, Fa. Ketrampilan dan CV Sukses Lestari Multi Usaha diketahui pelaksanaanya tidak sesuai dan ada juga tidak ada alias fiktif. Akibat dari tindakan itu, negara dirugikan sebesar Rp 3,2 miliar lebih.

Bastian Mainassy sendiri pernah dihukum 5 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan kapal penangkap ikan fiberglass tahun 2013 yang merugikan negara Rp 1.235. 933.256,50 di Pengadilan Tipikor Ambon, Jumat (13/5). Dia juga dihukum membayar denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan dan telah dieksekusi di Lapas Kelas IIA Ambon.(MG1)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!