Maluku Rangking 28 Ketuntasan SMA – Ambon Ekspres
Pendidikan

Maluku Rangking 28 Ketuntasan SMA

ilustrasi

AMEKS ONLINE–Siswa kelas XII jenjang SMA/MA dan SMK di Indonesia termasuk Maluku Selasa (2/5) kemarin mendengar hasil kelulusan.

Kepala Bidang (Kabid) SMA dan juga Ketua Panitia UN Propinsi tahun 2017 Nus Kesaulija, menuturkan untuk Maluku hasil ketuntasan siswa meningkat dari tahun lalu, namun masuk rangking 28 dari 34 Propinsi di Indonesia.
Dia merinci, untuk jenjang SMA jurusan IPA terdapat kenaikan, dimana tahun pelajaran 2015 – 2016 persentasenya 46,31 dan di tahun pelajaran 2016 – 2017 naik menjadi 49,86 hingga terjadi kenaikan 3,55 persen.

Untuk jurusan IPS pun terjadi kenaikan dimana tahun pelajaran 2015 – 2016 persentasenya 46,31 untuk tahun pelajaran 2016 – 2017 naik menjadi 49,01 persen. Olehnya itu persentasenya naik 2,70 persen.
Sedangkan untuk jenjang SMK tahun ini juga terjadi kenaikan sebesar 0,43 persen, dimana tahun pelajaran 2015 – 2016 persentasenya 55,66 di tahun pelajaran 2016 – 2017 naik 56, 09 persen.

Hasil ketuntasannya sebagai berikut. Nilai ketuntasan berdasarkan Badan Standar Nilai Pendidikan (BSNP) untuk jurusan IPS siswa yang ikut 10.076 siswa, tuntas 5.400 lebih, tidak tutas 4.000 lebih. Untuk jurusan IPA yang ikut 9.104 siswa, yang tuntas 5000 lebih, tidak tuntas 4000 lebih. Sedangkan siswa SMK yang ikut ujian 4913 tuntas 2800 lebih, tidak tuntas 2000 lebih. “Itu berdasarkan ketentuan nilai yang ditetapkan Pusat yakni 5,5,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, semua hasil sudah diambil dari Pusat dan akan diserahkan ke satuan pendidikan (sekolah) melaui MKKS dan selanjutnya akan diserahkan ke sekolah – sekolah yang ada pada 11 kabupaten kota se-Maluku.
Dengan menyatakan, soal pembagian ijazah untuk tahun ini, agak mengalami keterlambatan nantinya (10-11/5) baru ijazah dapat diambil.

“Jadi seandainya ada anak yang mau sekolah diluar Ambon, mohon kepala sekolah bisa secepatnya membuat surat keterangan. Dan menyangkut SKHUN sudah tidak lagi ditandatangan oleh kepala sekolah, yang sekarang ini langsung telah ada hasil dari Pusat tanpa dibubuhi tandatangan oleh siapapun. Ini semua dibuat Pemerintah agar tidak terjadi manipulasi seperti tahun – tahun sebelumnya,”tandasnya. (PRO1)

Click to comment

Most Popular

To Top