SBY Tak Restui Fatlolon? – Ambon Ekspres
Berita Utama

SBY Tak Restui Fatlolon?

AMEKS ONLINE,-Informasi mengenai restu ketua umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Petrus Fatlolon sebagai ketua DPD Demokrat Maluku dibantah sejumlah ketua DPC Demokrat kabupaten/kota. Menurut mereka, tidak ada intervensi, apalagi restu dalam pemilihan ketua DPD.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Umar Kilwaouw mengatakan, bantahan tersebut disampaikan langsung oleh SBY dalam sambutannya pada acara penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrat di di Hotel Lombok Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (8/5).

“Ternyata pernyataan Pak Petrus, itu dengan sendirinya terbantahkan kemarin, saat Rakernas di Lombok tanggal 8 Mei dengan adanya pidato pak SBY pada penutupan rakernas. Pak SBY tidak pernah memberikan restu kepada seorang pun. Tidak pernah,” kata Kilwouw kepada wartawan di Ambon, Selasa (9/5).

Tidak adanya intervensi DPP kepada pemegang hak suara (DPC) dalam pemilihan ketua DPD, lanjut Kilwaouw, juga telah ditegaskan oleh Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta, Februari lalu. Oleh karena itu, perlu diklarifikasi agar tidak membias.  “Ketika itu, pernyataan Pramono Edi dalam sambutannya, bahwa siapapun yang berkeinginan untuk maju sebagai ketua DPD maupun ketua DPC di seluruh Indonesia, DPP tidak akan memberikan restu,” tandasnya.

Pada penutupan Rakernas di Lombok, kata dia, SBY menekan agar siapapun kader yang ingin maju sebagai ketua DPD, harus membangun komunikasi dengan DPC-DPC sebagai pemegang hak suara. Begipula calon ketua DPC, melakukan lobi dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC), dan hal yang sama juga berlaku untuk calon ketua pengurus ranting saat musyawarah ranting.  “Keluarnya pernyataan pak Petrus, itu membuat kami bingung. Karena itu bertentangan dengan apa yang disampaikan oleh pak Parmono Edhi maupun pak SBY. Jadi, kita mengklarifikasi pernyataan pak Petrus Fatlolon yang dimuat di beberapa media massa pada minggu lalu, bahwa dia sudah disetujui sebagai ketua DPD Partai Demokrat Maluku,” tukasnya.

Seperti diberitakan sejumlah media massa di kota Ambon, Selasa 25 April 2017, Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB) terpilih Petrus Fatlolon mengaku telah direstui SBY untuk maju sebagai calon ketua DPD pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Maluku yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun, Fatlolon menyadari, ia harus melewat mekanisme dan proses internal partai.

Di lokasi yang sama, Ketua DPC Demokrat SBB, Hemy Wenno memastikan, tidak ada kubu-kubu dalam proses menuju dan saat Musda nanti. Karena, tidak ada titipan calon dari DPP. “Terkait dengan dinamika yang berkembang menjelang pelaksanaan Musda Demokrat Maluku, maka sebagai kader yang punya hak suara dan menjaga partai ini, tidak ada kubu-kubu. Yang jelasnya, ketegasan yang disampaikan oleh ketua umum, ketua OKK maupun sekjen, tidak ada titipan nama yang menjadi prioritas untuk menjadi ketua DPD Demokrat Maluku,” tandas Hemy.

Ketika dikonfirmasi Ambon Ekspres lewat telepon seluler, tadi malam, Fatlolon mengatakan, sebagai bupati, dia tidak mungkin menyampaikan sesuatu tanpa dasar. Tetapi, tidak etis dia menanggapi pernyataan para ketua DPC tersebut, karena masalah ini akan meruncing dan justru merugikan Partai Demokrat. “Saya kira, saya nggak perlu memberikan tanggapan. Karena itu akan merugikan partai. Tidak etis saya beradu argumen dengan mereka,” singkat ketua DPC Partai Demokrat Sorong, Papua Barat itu.

Prev1 of 2

Click to comment

Most Popular

To Top