Waspadai Musim Penghujan – Ambon Ekspres
Berita Utama

Waspadai Musim Penghujan

AMEKS ONLINE,-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lewat Stasiun Meteorologi Klas II Pattimura Ambon telah mengeluarkan peringatan dini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daeerah (BPDB) Kota Ambon. Dimana Kota Ambon sudah memasuki musim penghujan dengan intensitas curah hujan dikisaran sedang hingga lebat, sejak 9 hingga 11 Mei 2017.

Dalam rilisnya, BMKG Pattimura Ambon memaparkan, saat ini terjadi potensi pembentukan sirkulasi siklonik pada wilayah Kamimantan. Dimana ini memberikan peluang terbentuknya tiupan angin (konvergensi) pada wilayah Maluku bagian Tengah dan Utara.

Sedangkan pola konfluensi terbentuk pada Maluku bagian Selatan. Dengan keadaan suhu permukaan lain satu minggu terakhir, menunjukan keadaan yang normal pada perairan Maluku.

Kemudian kelembaban udara lapisan atas relatif basah yang berkisar antara 80 persen hingga 90 persen. Maka kondisi ini ditunjang dengan sumber massa udara yang bergerak dari wilayah bagian Timur Australia yang memiliki sifat jenuh dan tidak stabil. Kondisi ini pun juga berpotensi dalam pembentukan awan-awan hujan jenis stratifom khususnya wilayah Maluku bagian Tengah dan Utara. “Wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat untuk tanggal 9 adalah Pulau Ambon dan Pulau Seram. Kemudian tanggal 10 Mei itu Pulau Ambon, Pulau Seram dan Pulau Banda. Serta tanggal 11 Mei itu Pulau Ambon dan Pulau Seram,” tandas Kepala Seksi Observasi dan Informasi (Kasiob) Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Ashar, Selasa (9/5).

Terpisah, Kepala BPBD Kota Ambon, Enrico Matitaputty mengatakan, hingga saat ini BPBD Kota Ambon belum melakukan pembentukan posko-posko di sejumlah titik. Akan tetapi, pemantauan terhadap bencana tetap dilakukan dengan intens untuk lima kecamatan di Kota Ambon. “Kami tetap melakukan pemantauan setiap hari bersama stakeholder lainnya seperti Basarnas, PMI dan Tagana. Kita tetap berkoordinasi terkait antisipasi bencana,” tandas Enrico.

Diakuinya, memang ada beberapa titik yang mengalami bencana longsor. Yakni di Lorong Putri Kecamatan Sirimau, Halong dan Lateri di Kecamatan Baguala. Bahkan ada sejumlah lokasi yang juga mengalami bencana longsor dan antisipasi longsor. Namun BPBD sudah melakukan tanggap darurat dengan memberikan bantuan terpal dan karung. “Sampai hari ini ada beberapa titik. Dan paling parah itu di Lorong Putri yang talud roboh mengenai rumah warga. Dan kita sudah kesana. Kemudian di Halong Batu Batu dan Lateri. Ada juga beberapa tempat yang masyarakatnya sudah melakukan pengamanan. Jadi kita 24 jam siaga agar ketika ada kebutuhan yang diperlukan terkait penanganan resiko bencana,” ujarnya.

Diakuinya, BPBD telah memberikan sejumlah peralatan bagi warga untuk melakukan antisipasi bencana. Karena dari informasi atau peringatan dini dari BMKG Pattimura Ambon, akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam 3 hari kedepan. “Kita sudah berikan penanganan mandiri seperti karung dan terpal sejak Jumat lalu. Dan sampai sekarang ada masyarakat yang datang ke kita untuk meminta perlengkapan untuk antisipasi bencana longsor dan sebagainya. Jadi siapa saja bisa datang langsung berhubungan dengan kita jika memang benar-benar membutuhkan untuk penanganan bencana,” imbaunya.

Menurutnya, sejauh ini belum ada warning dari BMKG. Hanya peringatan hujan dengan skala ringan dan lebat. Akan tetapi, kata dia, masyarakat Kota Ambon harus tetap warpada terhadap bencana banjir maupun longsor. Dengan tetap menjaga lingkungan masing-masing dan tidak membuang sampah sembarang. “Kita berharap, antisipasi pencegahan dini tetap dilakukan masyarakat. Sehingga kemungkinan resiko bencana untuk masyarkat yang tinggal di lereng bukit maupun bantaran sungai tetap melakukan siaga mandiri,” pintanya.

Ketua Komisi I DPRD Ambon, Zeth Pormes menghimbau agar masyarakat Kota Ambon yang tinggal di bantaran sungai maupun di lereng-lereng bukit untuk tetap mengantisipasi bencana banjir maupun longsor. Dimana Kota Ambon telah memasuki musim penghujan sejak Mei hingga September 2017 mendatang. “Bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah potensial banjir dan longsor, diharapkan agar tetap waspada. Karena curah hujan untuk Kota Ambon berada pada skala sedang hingga lebat untuk beberapa hari kedepan. Apabila terjadi banjir maupun longsor, maka segera melaporkan kepada BPBD Kota Ambon dan stakeholder lainnya,” pesannya. (ISL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!