Tambang Iha-Luhu Ditutup Setelah Ramadhan – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Tambang Iha-Luhu Ditutup Setelah Ramadhan

ilustrasi

AMEKS ONLINE–Gubernur Maluku Said Assagaff geram dengan penyelundupan batu Cinnabar dariKabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ke sejumlah daerah. Olehnya itu, Gubernur meminta aparat keamanan segara mengusut dan memproses para pelaku.

“Aparat harus usut tuntas siapapun orangnya. Ungkap dan proses. jangan biarkan mereka melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan orang lain,” kata Assagaff kepada wartawan di kantor gubernur Maluku, Rabu (10/5).
Assagaff memastikan, pihaknya akan melakukan penutupan terhadap tambang Cinnabar yang berlokasi di desa Iha dan Desa Luhu, Kecamatan Huamual, SBB setelah puasa bulan Ramadhan.

“Sudah buat surat untuk tim dari Provinsi dan kabupaten melakukan sosialisasi selama 1 bulan. Setelah Ramadhan kita sudah bisa tutup dan memang harus tutup,”jelas dia.
Penutupan terhadap tambang tersebut, jelas dia, sudah sesuai dengan prosudur maupun aturan yang berlaku, sehingga tidak ada lagi alasan.

“Kan yang namanya merkuri itu sudah dilarang. Bukan saja oleh pemerintah Indonesia, tetapi dunia Internasional. Makanya tidak ada alasan untuk tidak kita tutup,”tegas dia.
Sementara disinggung soal tambang Romang, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), akui Assagaff, tim gabungan belum menyerahkan hasil hasil penelitian ke pemerintah provinsi.
“Untuk Romang sendiri, hasilnya sampai saat ini (Kemarin red) disaya belum ada, tapi sepertinya ada perbedaan dengan hasil sebelumnya,”tuturnya.

Diakui, akibat perbedaan hasil tersebut, pihak Australia telah menyurati dirinya untuk melakukan peninjauan kembali terhadap Surat Keputusan Gubernur Maluku tentang penutupan sementara aktivitas PT Gemala Borneu Utama (GBU).
“Ada surat dari Australia, mungkin kedutaan besarnya. Tapi saya belum lihat secara pasti, tetapi meminta untuk saya tinjau kembali SK penutupan itu. Namun saya tunggu sampai saya bisa lihat hasil kerja tim itu lagi,” kuncinya. (AHA)

Most Popular

To Top