1 Tahun Penjara Untuk Bastian Mainassy – Ambon Ekspres
Berita Utama

1 Tahun Penjara Untuk Bastian Mainassy

AMEKS ONLINE,– Majelis hakim Pengadilan Tipikor Ambon menjatuhkan vonis ringan terhadap mantan Kadis DKP Maluku, Bastian Mainassy. Vonis 1 tahun penjara diberikan terhadap koruptor proyek pancing tonda tahun 2011 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 3,2 miliar. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU Kejati Maluku yang menuntut dengan pidana penjara selama 5 tahun plus denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan penjara.

Dalam pertimbangan majelis hakim, terdakwa Bastian Mainassy tidak terbukti melanggar pasal 2 jo 18 ayat (1) UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP (dakwaan primer). Selain itu, kerugian keuangan negara berdasarkan perhitungan BPKP Wilaya Maluku senilai Rp 3,2 miliar telah dikembalikan sepenuhnya oleh terdakwa ke kas daerah berdasarkan bukti penyetoran ditahap penyidikan.

“Berdasarkan pada keterangan saksi-saksi diatas dan alat bukti pendukung lainya, terdakwa Bastian Mainassy tidak terbukti melanggar pasal primer,” ucap ketua majelis hakim, Samsidar Nawawi yang dibant, RA Didi Ismiatun dan Herry Liliantono saat membacakan pertimbangan putusannya dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Ambon, Jumat (12/5).

Menurut hakim, terdakwa Bastian Mainassy yang bertindak sebagai PPK dalam proyek pancing tonda terbukti tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai PPK atas proyek tahun 2009 tersebut. Akibatnya, negara mengalami kerugian sebesar Rp 3,2 miliar. “Mengadili, terdakwa Bastian Mainassy tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 2 (pasal primer). Terdakwa, Bastian Mainassy terbukti melanggar pasal 3 jo 18 ayat (1) UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP (pasal subsider), dengan pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan penjara,” ujar hakim ketua.

Setelah mendengar pembacaan putusan, terdakwa melalui penasehat hukumnya, Fileo Pioestes Noija dan juga JPU Rolly Manampiring dan Irkham Ohoiulun sama-sama menyatakan pikir-pikir terhadap putusan hakim.
Diketahui, Bastian Minassy didakwa melakukan dugaan tindak pidana  korupsi proyek pancing tonda tahun 2011.

Proyek yang dikerjakan 14 kontraktor yakni CV Exchel Pratama, CV Asta Bayu, PT Bumi Karya Maluku, CV Irene Citra Perkasa, CV Yerpani Utama, CV Ken­cana Abadi, CV Mejondri, CV Elma, CV Bumi Waras, PT Godriver, CV Lease Sukses Makmur, CV Tri Jaya Lestari, Fa Ketrampilan dan CV Sukses Lestari Multi Usaha diketahui pelaksanaanya tidak sesuai dan ada juga tidak ada alias fiktif. Akibat dari tindakan itu, negara dirugikan sebesar Rp 3,2 miliar lebih.

Bastian Mainassy juga pernah dihukum 5 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan kapal penangkap ikan fiberglass tahun 2013 yang merugikan negara Rp 1.235.933.256 di Pengadilan Tipikor Ambon, Jumat (13/5). Dia juga dihukum membayar denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan dan telah dieksekusi di Lapas Kelas IIA Ambon.(NEL)

Click to comment

Most Popular

To Top