Akhirnya Veronica Si Orator Penghina Jokowi Dipolisikan – Ambon Ekspres
Hukum

Akhirnya Veronica Si Orator Penghina Jokowi Dipolisikan

Veronica Koman Liau saat berdemo menuntut pembebasan Ahok di depan Rutan Cipinang, Selasa (9/5)

AMEKS ONLINE – Veronica Koman Liau, sang orator pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan itu buntut dari orasinya yang menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika bersama massa pendukung Ahok saat di depan Lapas Cipinang, Jakarta Timur, pada Selasa (9/5) lalu.

Dia dilaporkan oleh pria yang bernama Kan Hiung (36). Pelaporan ini kata Kan dilakukan atas nama perorangan. Pasalnya dia sebagai warga negara Indonesia (WNI) tersinggung atas orasi yang dilakukan Veronica.

“Saya merasa dirugikan karena presiden adalah simbol negara yang harus dihormati. Kalau semua orang bebas berorasi dan teriak-teriak menghina presiden kita, apa kata dunia,” kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu (13/5).

Dia menuturkan, saat membuat laporan itu, dia tak sendirian, tapi bersama kuasa hukumnya, Ferry Juan. Dalam laporan tersebut, dia membawa beberapa barang bukti berupa sekeping CD berisikan video orasi. “Ada juga screenshot sejumlah berita pada media online tentang orasi Vero,” tambah dia.

Dalam pelaporannya Vero diduga melakukan kejahatan terhadap kekuasaan umum dan terancam Pasal 207 KUHP. Laporan Kan teregister dengan bernomor LP/2319/V/2017/PMJ/ Dit.Reskrimum, 13 Mei 2017.

“Vero teriak-teriak, tidak ada penistaan agama, yang ada adalah peradilan yang nista, hakim yang nista, itu kan kalimat yang menyesatkan. Presiden Joko Widodo saja sudah mengumumkan bahwa seluruh rakyat Indonesia agar menghargai putusan majelis hakim soal kasus Ahok,” papar dia.

Sekadar informasi, dalam video yang beredar di media sosial itu terlihat perempuan VKL sedang berorasi di atas mobil‎. Perempuan kelahiran 1988 ini menyebut dirinya adalah pendukung Ahok, namun dia kecewa dengan rezim Jokowi lantaran lebih parah ketimbang rezim SBY.

Berikut ini isi petikan orasi yang disampaikan oleh perempuan tersebut. ” Hati ini membela Ahok karena bahwa ini adalah keadilan yang diinjak-injak. Rezim Jokowi adalah rezim yang lebih parah dari rezim SBY”. (elf/JPG/ameksonline)

Most Popular

To Top