Bob Terima Uang Korupsi Rp1 M – Ambon Ekspres
Berita Utama

Bob Terima Uang Korupsi Rp1 M

AMEKS ONLINE,–  Ronald Dirk Rumalattu akhirnya mengaku, Jacobus Puttileihalat yang saat itu menjabat Bupati Seram Bagian Barat ikut menerima aliran dana korupsi. Tak sedikit. Ada Rp1 miliar yang diakui diserahkan kepada Bob.

Dirk yang kini menjadi terdakwa mengaku aliran dana itu berasal dari duit proyek program BTT tahun 2013 senilai dengan total dana Rp. 2 miliar. Dana itu disebutnya masuk  kantong Bob.

“Majelis yang terhormat, terhadap aliaran dan BTT tahun 2013 dianggarakan senilai Rp. 2 miliar. Dari  2 miliar diketahui Rp1 miliar itu peruntukannya tidak sesuai berdasarkan desakan Pak Bupati SBB saat itu. Dan semuanya itu mengalir ke pak Bupati,” akui Rumalattu dalam sidang yang terbuka untuk umu  di Pengadilan Tipikor Ambon. Jumat, (12/5).

Menurutnya, dana BTT yang dialokasikan di Kas Daerah melalui Dinas PPKAD Kabupaten SBB itu bertujuan untuk kegiatan sosial dan juga bencana sosial. Karena itu, Rp1 miliar yang dialokasikan dari dana BTT tidak sesuai peruntukanya karena tidak disertakan proposal.

“Dana Rp1 miliar itu dicairkan dua kali berdasarkan penerbitan dua buah surat  SP2D. Di Januari totalnya Rp. 500 juta dan Di Maret Totalnya juga Rp. 500 juta. Semuanya itu dilakukan berdasarkan desakan dari Bupati SBB dan diberikan kepada Pak Bupati SBB melalui ajudannya saat itu yakni, Si Widy Timisella,” kata Rumalattu.

Selain dana tersebut dinikmati oleh Mantan Bupati, Dia juga membeberkan aliran dana juga diterima tangan Camat Amalatu, Kabupaten SBB senilai Rp. 50 juta yang peruntukanya untuk penyelesaian konflik sosial antara Kampung Hualoy dan Sepa.

“Kalau dana Rp. 50 juta ke Camat Amalatu itu jelas berdasarkan permintaan melalui proposal. Dan itu peruntukanya untuk penyelesaian konflik sosial antara Kampung Hualoy dan Sepa. sementara ada yang mengalir ke lainya itu saya tidak tau karena tidak ada permintaan. Kita mencairkan hanya dua kali berdasarkan desakan dari Pak Bupati,”terangnya.

Dihadapan majelis hakim, terdakwa juga mengaku tidak menikmati sedikitpun dari total dana BTT yang dipersoalkan. “Majelis yang terhomat, terhadap dana ini saya tidak menikmati sedikitpun,” kata dia.

Setelah mendengar keterangan terdakwa, Majelis Hakim yang diketuai oleh, R.A Didi Ismiatun dibantu, Jemy Wally dan Bendhara Panjaitan langsung menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Tim JPU, Rolly Manampiring Cs. (NEL)

Click to comment

Most Popular

To Top