Sejumlah Titik Terjadi Longsor – Ambon Ekspres
Berita Utama

Sejumlah Titik Terjadi Longsor

AMEKS ONLINE–Curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir menyebabkan terjadi longsor di beberapa titik di Kota Ambon. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon mencatat ada sekitar 10 titik longsor.
Kepala BPBD Kota Ambon, Encrico Matitaputty mengatakan, penanganan bencana berupa tanggap darurat juga telah dilakukan pihaknya. “Bencana longsor sudah terjadi akibat musim penghujan di bulan Mei ini. Ada sekitar 10 titik.

Tadi (kemarin) ada longsor yang terjadi di Lateri, Kecamatan Baguala. Serta pohon tumbang di daerah Kanawa, Kecamatan Sirimau. Kita sendiri sudah turun ke lokasi untuk memberikan tanggap darurat yang dibantu masyarakat sekitar dengan memberikan bantuan berupa terpal dan karung dan bantuan lainnya untuk mengurangi resiko bencana,” terangnya.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada korban jiwa akibat bencana longsor yang terjadi. Akan tetapi, bencana tersebut menyebabkan kerusakan kecil hingga sedang. Dan yang paling terparah dari seluruh bencana longsor adalah yang terjadi di pekan lalu di Lorong Putri, Kecamatan Sirimau. “Ada beberapa rumah yang mengalami kerusakan akibat Longsor. Dan yang paling parah itu di Lorong Putri beberapa waktu lalu. Tapi tanggap darurat sudah dilakukan dan kita tetap mengawasi daerah tersebut. Takutnya akan ada bencana longsor susulan akibat musim penghujan,” tutur dia.

Enrico juga menghimbau agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan di lereng bukit, untuk tetap waspada dan mengantisipasi terjadinya bencana longsor dan banjir. Karena musim penghujan akan terus melanda Kota Ambon dan sekitarnya hingga September 2017 mendatang. Ini sesuai prediksi dari BMKG Pattimura Ambon. “Sesuai prediksi dari BMKG, musim penghujan untuk Maluku akan berada di bulan Mei-September. Maka masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan lereng bukit untuk tetap selalu waspada terhadap banjir dan longsor. Jika terjadi bencana, maka segera melaporkan ke BPBD, agar kita bisa memberikan tanggap darurat,” imbaunya.

Anggota Komisi I DPRD Ambon, Rovik Akbar Afifudin juga menghimbau agar masyarakat bisa mengantisipasi dan waspada terhadap bencana banjir dan longsor. Menurutnya, ini akan menjadi perhatian DPRD terhadap pemerintah untuk bisa melakukan tindakan pencegahan dan mengurangi resiko bencana selama musim penghujan. “Jika terjadi musim hujan, masyarakat harus tetap waspada terhadap banjir dan longsor. Persoalan ini juga akan kita bawa di DPRD untuk dibahas secara internal dan disampaikan kepada pemerintah. Kita juga akan menanyakan kesiapan pemerintah terkait persiapan memasuki musim penghujan. Sehingga dalam waktu dekat persoalan ini bisa segera dibahas. Apalagi sebentar lagi sudah memasuki bulan puasa,” pungkasnya.(ISL)

Click to comment

Most Popular

To Top