Sadis! Tak Setor Jatah Preman, Penambang Emas Dibacok – Ambon Ekspres
Kriminal

Sadis! Tak Setor Jatah Preman, Penambang Emas Dibacok

ILUSTRASI

AMEKS ONLINE – Kasus penganiayaan disertai kekerasan kembali terjadi di Kota Palu. Kali ini menimpa seorang penambang emas yang sehari-harinya di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore.

Kejadiannya pada Minggu (14/5) sekitar pukul 17.30 Wita. Korban yang diketahui bernama Rivai (35), asal Kotamobagu, Provinsi Sulawesu Utara mengalami luka bacok di bahu sebelah kiri.

Akibat luka bacokan, Rifai mengalami pendarahan dan harus dirawat di Rumah Sakit Wirabuana Palu. Sedangkan pelaku pembacokan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Dari informasi yang dihimpun  menyebutkan, bertempat di lokasi tambang emas Poboya, korban dibacok oleh pelaku yang diduga bernama Kiki. Peristiwa itu berawal saat korban Rifai mandi sore di Sungai Poboya. Seketika datang pelaku yang diketahui bernama Kiki. Tanpa banyak tanya lagi dia langsung membacok korban tepat di bagian bahu kiri.

Bacokan sebanyak satu kali dengan menggunakan sebilah parang. Usai membacok, pelaku masih berusaha mengejar korban yang berusaha menyelamatkan diri. Beruntung korban ditolong warga sesama penambang sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Akibat kejadian itu korban mengalami luka serius di bahu sepanjang 20 cm, kedalaman luka 4 cm, dan kelebaran luka 7 cm. Korban saat ini masih mendapatkan tindakan medis dari petugas di RS Wirabuana.

Motifnya diduga karena pelaku sakit hati. Sebab, beberapa hari terakhir sebelum kejadian, korban sudah jarang memberikan batu rap atau material tambang kepada pelaku yang sering meminta rap atau kepada para penambang.

“Informasi yang kami dengar, korban tidak ada lagi memberi jatah preman (preman) berupa material rap kepada pelaku. Makanya pelaku menghajar korban,”ujar beberapa saksi di lokasi kejadian seperti dikutip Radar Sulteng (Jawa Pos Group), Selasa (16/5).

Kasatreskrim Polres Palu AKP Willian Harbensyah SIK membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini kasus penganiayaan itu sudah ditangani Polres Palu. Akan dilakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi termasuk korban.

“Kami sementara lidik kasusnya, karena laporannya sudah berada di Polres Palu,” ujar Kasatreskrim kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin.(cr3/nas/JPG/ameksonline)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!