3.023 Peserta Ikut SBMPTN di Unpatti – Ambon Ekspres
Berita Utama

3.023 Peserta Ikut SBMPTN di Unpatti

Foto NET

AMEKS ONLINE,–Sebanyak 3.023 peserta calon mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2017. Sementara kuota mahasiswa baru tahun ajaran 2017 yang diterima Unpatti sebanyak 4.500 hingga 5.000 mahasiswa.

Selasa, (16/5) pagi, ribuan lulusan SMA se-Maluku membanjiri Unpatti. Mereka hadir menggunakan pakaian putih hitam dan mengikuti SBMPTN. Sejumlah ruangan dipakai untuk seleksi tersebut. Menariknya, ada seleksi yang digelar menggunakan sistem Basis Computer Tes (BST) atau secara online dan Paper Basic Tes (PBT) atau secara manual.

Rektor Unpatti Ambon, Prof Dr Marthinus Sapteno menjelaskan, sistem penerimaan mahasiswa baru di PTN melalui 3 jalur yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), SBMPTN dan seleksi mandiri. “Sistem seleksi masuk perguruan tingggi tiap tahun sama saja. Hanya saja di beberapa universitas di luar Maluku sudah menggunakan seleksi dengan metode yang berbeda. Tapi intinya tiga jalur seleksi yakni SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri,” jelas Sapteno usai melakukan mengawasi langsung proses seleksi di lingkup kampus Unpatti, kemarin.

Dia menyebutkan, SNMPTN merupakan seleksi calon mahasiswa yang diperoleh langsung lulusan tiap SMA tanpa melalui tes formal. Cukup sekolah mengirimkan laporan pendidikan sehingga panitia seleksi akan menyeleksi dan menetapkan calon mahasiswa lulus atau tidak.

Sedangkan, seleksi SBMPTN yang sementara berlangsung, sebut dia, merupakan tes formal,yang diikuti secara serentak oleh seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia. Nantinya, seleksi ketiga melalui jalur mandiri. Seleksi ini memberikan kesempatan kepada universitas menyelenggarakan tes. “Jadi nantinya seleksi SBMPTN dilanjutkan seleksi mandiri. Besok (hari ini-red), kami sudah membuka pendaftaran seleksi mandiri. Bagi mereka yang belum ikut SBMPTN, dipersilahkan mengikuti seleksi mandiri. Nantinya pendaftaran seleksi secara online, hanya saja proses tes masih dipikirkan model menggunakan BCT atau masih manual,” sebutnya.

Dia menegaskan, dalam seleksi calon mahasiswa terutama calon mahasiswa kedokteran akan dilakukan secara ketat dan professional. Tidak ada prioritas bagi anak daerah. Siapapun yang memiliki kemampuan yang berpeluang menjadi calon mahasiswa. “Kita tidak akan memprioritas calon mahasiswa, semua punya peluang yang sama. Yang kita butuhkan kualitas. Khusus untuk calon mahasiswa Fakultas Kedokteran, kami tetap seleksi secara ketat tapi mempertimbangkan kondisi tertentu seperti calon mahasiswa dari wilayah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T). Biasanya penempatan dokter atau petugas kesehatan tidak betah sehingga sering menyusahkan pelayanan kesehatan di daerah 3 T. Kita berharap lulusan kedokteran Unpatti asal daerah tersebut akan kembali mengabdi bagi daerahnya,” tegasnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unpatti, Prof Dr Fredrik Rieuwpasa menyebutkan, dalam proses SBMPTN tahun 2017 diikuti oleh 3.023 peserta. Dari Jumlah itu terbagi dalam 2 bentuk tes yakni menggunakan sistem CBT dan PBT.

Dia merincikan,untuk seleksi sistem CBT terbagi atas kelompok Sain dan Teknologi diikuti 54 peserta, dan seleksi PBT diikuti 877 peserta. Untuk Kelompok Sosial Hukum, seleksi sistem CBT diikuti 30 peserta dan sistem PBT 1004 peserta. Untuk kelompok seleksi campuran, yang mengikuti sistem BCT 51 peserta dan sistem PBT diikuti 1007 peserta.

Guru besar Fakultas Perikanan dan Kelautan Unpatti itu menambahkan, dari jumlah peserta SBMPTN, pihaknya tidak mengetahui berapa kuota yang akan lulus karena merupakan kewenangan tim seleksi pusat. Kendati, jatah keseluruhan mahasiswa baru Unpatti 4 ribu hingga 5 ribu mahasiswa. “Kita tidak mengetahui jumlah kuota kelulusan SBMPTN karena itu kewenangan pusat,” tambahnya.

Dia mengaku, nantinya untuk memenuhi kuota tersebut, akan diperoleh dari hasil SNMPTN yang telah lulus yakni 964 mahasiswa, hasil SBMPTN dan hasil mandiri. “Jatah mahasiswa baru Unpatti 4 ribu hingga 5 ribu mahasiswa, dari hasil SNMPTN sudah peroleh 964 mahasiswa baru dan sementara mendaftarkan diri ke kampus, kita menunggu hasil seleksi SBMPTN. Nantinya hasil itu ditambahkan dengan SNMPTN, kekurangan itu akan kita tutupi dari hasil seleksi mandiri,” tutupnya.(SAT)

Click to comment

Most Popular

To Top