Karena Cinta, Putri Kekaisaran Jepang Rela Melepaskan Gelar Bangsawan – Ambon Ekspres
Internasional

Karena Cinta, Putri Kekaisaran Jepang Rela Melepaskan Gelar Bangsawan

JODOH: Sebuah stasiun TV menayangkan berita mengenai rencana pernikahan Putri Mako dengan Kei Komuro. (AP PHOTO)

AMEKS ONLINE, – Berita yang keluar di Rabu (17/5) ini benar-benar bak kisah drama serial TV. Sang putri kerajaan Jepang satu-satunya, Putri Mako, cucu perempuan Kaisar Jepang Akihito akan menikah. Tetapi, pernikahan itu bakal membuat Putri Mako kehilangan gelar bangsawannya. Pasalnya, atas nama cinta, Putri Mako akan menikah dengan seorang pemuda yang bukan dari keluarga kerajaan.

Perempuan manis berusia 25 tahun itu memilih Kei Komuro. Teman satu universitasnya yang juga berusia 25 tahun. Kepada media, Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang mengatakan kalau rencana untuk pernikahan itu sedang dilakukan. Saat ini, keduanya sedang menyiapkan upacara pertunangan terlebih dahulu.

Dilaporkan NHK, Komuro adalah pekerja salah satu firma hukum di Tokyo, Jepang. Keduanya kali pertama bertemu lima tahun yang lalu saat menjadi mahasiswa di Universitas Kristen Internasional di Tokyo, Jepang. Komuro pernah beken di Jepang sejenak saat membintangi salah satu iklan kampanye pariwisata pantai di Kota Fujusawa, Jepang. Dalam iklan itu, dia berperan sebagai pangeran, Prince of the Sea, alias Pangeran Laut.

Saat “diserbu” media di kantornya, Komuro menolak memberikan keterangan. ”Saya akan berbicara bila saatnya tiba,” katanya. Tidak hanya media yang sebenarnya tertarik. Masyarakat Jepang pun penasaran dengan calon suami Putri Mako.

Tidak hanya Putri Mako yang melepaskan gelar bangsawannya karena menikah dengan orang biasa. Bibi Putri Mako, Sayako, anak perempuan satu-satunya Kaisar Akhito, juga melepaskan gelar bangsawan ketika menikah dengan perencana kota Yoshiki Kuroda pada 2005.

Tidak hanya berita pernikahan yang bikin penasaran. Masyarakat Jepang pun menaruh perhatian dengan semakin minimnya jumlah keluarga kekaisaran. Saat ini, hanya ada 19 anggota keluarga kaisar dan dari jumlah itu 14 di antaranya adalah perempuan.

Undang-undang kaisar hanya mengizinkan takhta dilanjutkan kepada keturunan lelaki. Dan hanya ada tiga saat ini, Putra Mahkota Naruhito, adik Naruhito Pangeran Akishino, dan anak lelaki Akishino Pangeran Hisahito.

Nantinya, selain Putri Mako, ada enam putri lain yang belum menikah. Dan mereka juga akan kehilangan gelar bangsawan bila menikahi orang kebanyakan. Bila itu terjadi, ada kemungkinan keluarga kairan tidak punya cukup anggota keluarga untuk melanjutkan tugas-tugas kekaisaran. (cnn/dailymail/tia)

Click to comment

Most Popular

To Top