Oknum Mahasiswa Terlibat Peledakan Bom – Ambon Ekspres
Berita Utama

Oknum Mahasiswa Terlibat Peledakan Bom

TEROR : Polisi menangkap dua pelaku peledakan bom di Desa Waesamu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Tampak salah satu tersangka saat digiring polisi dan barang bukti sepeda motor yang digunakan saat beraksi.

AMEKS ONLINE,– Tak sampai sebulan peristiwa peledakan bom di Desa Waisamu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), polisi berhasil menangkap pelaku. Dua pelaku yang diamankan tim gabungan dari Polres SBB dan Densus 88 Polda Maluku itu berinisial ME alias Malvi (18) dan MS alias Melky (20).
Keduanya diamankan di dua kawasan berbeda. Yakni di Desa Nuruwe Kabupaten SBB dan di kawasan Wailela, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kombes Polisi Gupuh Setiyono mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengantongi identitas satu dari kedua pelaku yakni ME alias Malvi. Dia merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon. Saat mengejar Malvi, sebelum ditangkap dia sudah keburu menyerahkan diri.
Dari mulut Malvi, polisi kemudian mengamankan Melki di Desa Naruwe. “Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang kita lakukan terungkap identitas ME ini. ME kemudian menyerahkan diri. Setelah kita periksa, ME mengaku dirinya bersama MS. Kemudian langsung kita bergerak ke SBB untuk mengamankan MS pada Minggu (14/5) sekira  pukul 13.45 WIT,” jelas Gupuh kepada koran ini, Selasa (16/5).

Menurut dia, saat diamankan, MS alias Melky tidak bisa berkutik. Kedua pelaku itu, kini telah diserahkan ke Polres Seram Bagian Barat untuk diproses lebih lanjut. “ME serahkan diri sekitar beberapa jam kemudian. Anggota kita bergerak menangkap MS. Keduanya sudah kita serahkan di Polres SBB, untuk selanjutnya diproses disana,” kata dia.
Dikatakan, kedua pemuda ini diamankan bersama satu sepeda motor yang dipakai saat melakukan aksi peledakan di dua lokasi dalam satu desa itu. “Satu unit sepeda motor jenis Mio, yang diduga digunakan saat mereka melakukan aksi itu,” terangnya

Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Agus Setiawan mengatakan, kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Dari hasil penyelidikan sementara, kata Agus, Malvi diketahui yang mengendarai sepeda motor. Sedangkan Melki merupakan eksekutor yang melempari bom tersebut. Usai meledakan bom, keduanya kembali ke rumah masing-masing.

Prev1 of 2

Click to comment

Most Popular

To Top