Pegawai Dishub Tersangka – Ambon Ekspres
Berita Utama

Pegawai Dishub Tersangka

ILUSTRASI/Net

AMEKS ONLINE,-Ini akibatnya bila syahwat tak bisa dikendalikan. Samuel Tehusiarara (57) akhirnya harus dibui. Berapa lama dia akan ditahan, masih menunggu vonis pengadilan. Yang pasti usianya akan bertambah di hotel prodeo.

Samuel adalah Aparatur Sipil Negara (ASN). Jabatannya juga cukup baik di pemerintahan. Sampai kasus ini, dia masih aktif menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Buru Selatan. Dia dilaporkan ke polisi atas didugaan pemerkosaan anak dibawah umur.

Samuel saat menjalani pemeriksaan Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ambon dan Pulau-Pulau Lease sempat mengelak perbuatan bejatnya. Dia beralibi tidak mungkin melakukan perbuatan terhadap bocah berusia 13 tahun teman main anaknya itu. ”Sampai hari ini yang bersangkutan belum mengakui perbuatan. Alasannya itu, dia tugas di Buru Selatan dan jarang pulang ke Ambon,” tandas juru bicara Polres Ambon Iptu Nikolas Frederick Anakotta, Jumat (19/5).

Namun penyelidikan tetap dilakukan penyidik. Dari keterangan sejumlah saksi ditemukan bukti kuat menjerat pria yang biasa disapa Opa berambut putih ini. ”Awalnya memang mengelak, penyidikan yang dilakukan hampir tidak mencukupi bukti untuk menahan yang bersangkutan juga. Tetapi visum, keterangan saksi korban dianggap cukup.

Jadi langsung dialihkan statusnya sebagai tersangka. Kasus ini lima saksi dimintai keterangan,” tandas Anakotta.
Menurut Anakotta, korban merupakan teman bermain anak tersangka. Korban sering bermain di rumahnya yang berdekatan dengan ruamah korban. Melihat itu, entah apa yang dipikirkan lelaki tua bangka itu, dia nekat menggagahi bocah malang ini. Dimulai dari korban berusia 10 tahun. Kini sudah berusia 13 tahun.

Dia diduga menggarap gadis kecil itu tak sekali. ”Perbuatan pelaku terungkap karena kecurigaan kondisi fisik yang berubah, tidak selayak anak usia (korban-red). Nah, disitulah bibi-nya langsung mengintrogasi. Korban menceritakan perbuatan tersangka terhadap dirinya. Dan itu sudah berulang kali. Pengakuan korban, tersangka mengancam,” tuturnya.(ERM)

Most Popular

To Top