23 Gubernur Ikut Latihan Militer – Ambon Ekspres
Berita Utama

23 Gubernur Ikut Latihan Militer

LATIHAN: Presiden RI Joko Widodo menyalami Gubernur Maluku Said Assagaff saat kegiatan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Kepulauan Natuna.-IST)

AMEKS ONLINE,–Sebanyak 23 gubernur mengikuti pelatihan bela negara selama dua hari di Pantai Teluk Buton Tanjungdatuk, Natuna, Kepulauan Riau. Diantara para gubernur itu, turut hadir Gubernur Maluku, Ir Said Assagaff.
Assagaff mengatakan, pembaretan dan pelatihan militer itu dibuka Presiden RI, Joko Widodo, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat negara. Pembaretan dipimpin Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan disaksikan oleh Kasad,

Kasal, Wakasau dan Pengkostrad. “Selama dua hari itu, saya dan 22 gubernur lainnya mengikuti latihan ala militer tanpa didampingi ajudan dan membawa tas ransel sendiri berisi kelengkapan baju dan makanan kecil. Kita bawa sendiri tas itu. Kita didampingi instruktur dari Mabes TNI,” kata Assagaff, kepada wartawan, Minggu (21/5).

Menurut dia, selama kegiatan pembaretan itu, dirinya, bersama gubernur puluhan gubernur lain, selalu mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) bercorak loreng warna cokelat mirip segaram TNI. ‘’Hampir tidak kami gunakan pakaian dinas lain, selain pakaian loreng coklat mirip TNI. Dan itu Pakaian Dinas Lapangan (PDL) yang sepatu PDL sama topi rimba,” jelas dia.

Manfaat dari pelatihan militer dan pembaretan itu, kata Assagaff, guna menunjang pelaksanaan tugas-tugas para gubernur  sebagai kepala daerah maupun sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, yang harus ikut bertanggungjawab terhadap masalah pertahanan dan keamanan negara termasuk kedaulatan negara, diprovinsi yang mereka pimpin. “Itu sebabnya, dalam acara pelatihan militer dan pembaretan itu, juga dilakukan pertemuan dengan Panglima TNI, khusus untuk membahas kondisi keamanan terkini di tanah air. Nah kita (gubernur red), sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat diprovinsi, juga bisa menjadi garda terdepan dalam membatu TNI untuk memelihara situasi dan kondisi keamanan didaerah kita masing-masing,” terang Assagaff.

Pembaretan, lanjut dia, berbarengan dengan operasi latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2017. “Latihan PPRC itu melibatkan 5.900 prajurit TNI, yang terdiri dari penyelanggara dan pelaku latihan yang tergabung dalam Satuan Tugas Darat (Satgasrad), Satuan Tugas Laut (Satgasla), Satuan Tugas Udara (Satgasud), Satuan Darat (Satrad) lanjutan, Satuan Manuver Infanteri dan Kavaleri, Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur), serta Satuan Bantuan Administrasi (Satbanmin),” bebernya.

Presiden Jokowi saat menyaksikan langsung kegiatan itu mengatakan, latihan PPRC dalam rangka menunjukkan kesolidan dan kesiapan TNI menjaga pertahanan negara. “Ini menunjukkan kesiapan TNI dalam rangka mempertahankan NKRI,” kata Presiden.

Presiden Jokowi mengaku sangat bangga melihat pelatihan PPRC. Semua sangat terintregasi baik darat, laut, dan udara. “Tapi jangan puas dulu, masih banyak hal yang harus diperbaiki, dibenahi terutama di bidang alusista. Apalagi bila dikaitkan dengan teknologi yang semakin cepat,” kata Presiden.(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!