Minta Pempus Lirik Sumber Daya Laut – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Minta Pempus Lirik Sumber Daya Laut

AMEKS ONLINE–Pemerintah pusat selalu melakukan kebijakan–kebijakan untuk bagaimana proses kegiatan pembangunan harus dapat dinikmati oleh warga Negara Indoensia yang bermukim di daerah terluar NKRI.Untuk itu informasi dan masukan harus terus disampikan kepada pemerintah pusat sehingga kebijakan pembangunan di daerah terluar terus bejalan.

Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Thedeus Welerubun, SH. Kepada Ambon Ekspres diruang kerjanya belum lama ini mengatakan, hal ini juga untuk menjadi input dalam proses perencanaan, strategi kerangka pembangunan guna memajukan daerah terluar jauh lebih baik sesuai dengan nawacita presiden Joko Widodo.
Oleh sebab itu secara teknis masukan-masukan dari satuan kerja perangkat daerah diperlukan untuk menjadi referensi dalam perencanaan pembanguan nasional.

“Dengan demikian akan menjadi cacatan pemerintah pusat dalam rangka perencanaan anggaran yang berkaitan dengan pembangunan daerah terluar. Banyak masukan yang sudah kita sampaikan, agar menjadi bahan referensi bagi pemerintah pusat,” ungkap Welerubun menyikapi kunjungan Tim Menkopolhukam belum lama ini di Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebagai wakil rakyat Malra, dia mengapresiasi kehadiran tim Menkopolhukam tersebut karena sangat positif untuk mendapat masukan dari lembaga serta SKPD terkait sinkonisasi kebijakan antar pusat dan daerah. Selain itu juga keluhan di daerah dapat diterima langsung oleh pusat. “Saya kira hal ini sangat bagus, karena para anggota tim bisa lihat sendiri kondisi riil di daerah terluar dan pulau-pulau kecil ini seperti apa”, ujarnya.

Lebih jauh dia katakan, kondisi perikanan di Maluku lebih khusus di Malra sangat menjanjikan, hanya saja selama ini masih terbentur dengan regulasi dimana kewengan pusat dan provinsi sangat besar, sehingga memberi ruang yang sangat kecil bagi kabupaten/kota yang punya pontensi perikanan besar. Hal ini berimbas pada menurunnya kesejahteran para nelayan kecil dan menengah serta naiknya angka pengangguran.
“Kita punya potensi laut besar namun diberi ruang sedikit sehingga kita sulit dalam mengelola guna kemaslahatan warga. Nah, pemerintah pusat harus melihat kendala ini,” terangnya. (M1)

Most Popular

To Top