Tersangka Hanya AKP Johanis – Ambon Ekspres
Berita Utama

Tersangka Hanya AKP Johanis

ILUSTRASI/Net

AMEKS ONLINE,- Setelah dieksekusi di Rutan Kelas IIA Ambon, Jumat (19/5), kini berkas dugaan suap dengan tersangka, AKP JT alias Johanis telah dilimpahkan ke pengadilan untuk diadili. Kasipidsus Kejari MTB, Denny Syaputra kepada Ambon Ekspres via selulernya, Minggu,(21/5) mengaku, pelimpahan berkas perkara itu dilakukan sejak, Jumat, (19/5). “Setelah kita tahan di rutan, langsung dilimpahkan berkasnya ke pengadilan saat itu juga. Selanjutnya, kita tunggu penetapan jadwal sidang oleh pengadilan,” akui Denny.

Sebelumnya pada Kamis (18/5) telah dilakukan proses tahap II atau penyerahan barang bukti dan tersangka oleh penyidik Polda Maluku kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.
Mantan Kasat Reskrim Polres MTB ini diduga menerima suap dari Jefri Djandra, pengusaha di Kabupaten MTB saat menangani kasus penyerobotan lahan tahun 2014. “Tersangka akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan majelis hakim yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara tersebut nantinya,” tandas Denny.

Humas Pengadilan Negeir (PN) Ambon, Herry Setiabudi yang dihubungi via selulernya menjelaskan, terhadap pelimpahan berkas perkara oleh pihak JPU dari Kejari MTB, pengadilan akan segerah menentukan jadwal sidangnya. “Berkasnya sudah diterima pengadilan melalui Bidang Panitera Tipikor pada Jumat kemarin. Selanjutnya, akan didisposisikan ke ketua pengadilan untuk menetukan majelis hakim yang akan bertindak untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut sekaligus akan menentukan jadwal sidangnya,” jelas Herry.

Terpisah, Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus, melalui Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Abner Richard Tatuh mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan dari salah satu pengusaha di MTB, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga menetapkan perwira pertama Polri itu sebagai tersangka. Kini berkas perkara kini telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), untuk selanjutnya disidangkan.

Menurut dia, berdasarkan hasil penyelidikan hingga penetapan tersangka dan penyerahan berkas perkara itu, hanya AKP Johanis yang ditetapkan tersangka. “Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dang tersangka mantan Kasat Reskrim Polres MTB, itu hanya satu tersangka saja, yakni AKP Johanis Titus. Untuk tersangka lain tidak ada. Kalaupun ada maka sudah pasti terungka saat masih dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan. Tetapi sampai berkas perkara kita tahan duakan, itu hanya satu tersangka saja,” jelas dia kepada koran ini, dikantornya, akhir pekan kemarin.

Dia menegaskan, bila beda indikasi tersangka lain, maka pihakanya tetap akan melakukan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Meski sudah dilimpahkan tetapi jika kemudian ada fakta baru yang terungka dalam persidangan dan diserahkan kepada kami, maka kami siap menanganinya. Tetapi perlu saya sampaikan, dalam kasus tersebut hanya ada satu tersangka saja,” terang dia.

Diketahui, kasus ini bermulah saat adanya penaganan kasus penyerobotan tanah yang dilaporkan oleh Jefri Djandra ke Polres MTB. Untuk mempercepat proses penyelidikan dan penyidikan. Tersangka diduga disuap oleh Jefri berupa  satu buah HP Iphone 6Plus dan uang tunai Rp 100 juta. “Merasa kecewa, Jefri kemudian melaporkan AKP Johanis yang saat ini bertugas di SPN Passo Polda Maluku ke penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku,” kata Denny.

Tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf B UU Nomor tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikitnya Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
(NEL/AHA)

Most Popular

To Top