Empat Kepala Daerah Dilantik – Ambon Ekspres
Berita Utama

Empat Kepala Daerah Dilantik

PELANTIKAN: Gubernur Maluku Ir Said Assagaf, melantik empat pasangan kepala daerah di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (22/5).

AMEKS ONLINE,-Gubernur Maluku Said Assagaff melantik empat kepala daerah hasil pemilihan Februari lalu. Mereka masing-masing pasangan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler (Walikota dan Wakil Walikota Ambon), Petrus Fatlolon-Agustinus Utuwaly (Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat), Yasin Payapo-Timotius Akerina (Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Barat) serta Ramly Umasugi-Amus Besan (Bupati dan Wakil Bupati Buru).

Ke empat kepada daerah itu dilantik gubernur berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Tjahjo Komolo. Gubernur meminta keempat kepada daerah yang baru dilantik untuk menyatukan warga dan fokus pada pembangunan daerah yang dipimpin. “Pelantikan ini sah semua dan tidak boleh ada lagi semacam pentokatan-pengkotakan. Tidak ada lagi yang namanya PAPARISSA BARU di Kota Ambon, YAKIN di SBB,  RAMA di Buru dan FATWA di MTB. Yang ada adalah bagaimana menyatukan, membangun, memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat. Mereka adalah pilihan rakyat harus bisa melindungi rakyat,” kata Assagaff, saat acara pelantikan di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (22/5).

Menurut dia, jangan karena pertarungan diranah politik untuk merebut kekuasaan, lalu rela menghancurkan persaudaraan dan menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat. “Tingkatkan  kebersamaan, toleransi antara semua orang basudara yang ada di masing-masing kabupaten/kota. Yang paling penting, jaga kebersamaan. Kita jadikan momentum pilkada yang sudah lewat maupun akan datang sebagai instrumen demokrasi untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat di Maluku dan di kabupaten kota yang ada,” tuturnya.

Dikatakan, pelantikan secara serempak ini, sebagai entripoin dan bahan pembelajaran bersama untuk memperbaiki kualitas berdemokrasi dalam menyukseskan pilkada nasional 2019 maupun pelantikan pelantikan secara serentak secara nasional pada 2024 nanti. “Olehnya itu, momentum pelantikan ini, saya minta dirancang secara khusus agar jangan hanya disaksikan para pejabat saja, tetapi dapat dapat disaksikan seluruh masyarakat. Ini sebagai wujud perjumpaan maupun rekonsiliasi atas apa yang telah dilakukan masyarakat dalam memilih pemimpin mereka,” jelas dia.
(ARS)

Most Popular

To Top