Fatlolon Prioritas Pembenahan Birokrasi – Ambon Ekspres
Berita Utama

Fatlolon Prioritas Pembenahan Birokrasi

Petrus Fatlolon

AMEKS ONLINE, -Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Petrus Fatlolon memprioritaskan pembenahan birokrasi dalam 100 hari kerja pertama. Menurutnya, penataan perlu dilakukan dengan menyamakan presepsi kinerja seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di Kabupaten MTB usai pilkada serentak 2017. ‘’Kemarin kita baru selesai pilkada serentak 2017. Dan tentu secara pribadi ada kepala SKPD dan perangkat lainnya yang ikut terjun dalam proses pilkada. Maka perbedaan inilah yang perlu dibenahi. Dan 100 hari kerja nanti kebutuhan kerja dari masing-masing SKPD harus disesuaikan skill dan latar belakangnya,” tandas Fatlolon kepada awak media usai pelantikan di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (22/5).

Politisi Demokrasi ini menilai, jika penataan birokrasi dilakukan sejak awal maka tentunya kinerja Pemkab MTB akan lebih baik kedepan. “Jadi penataan ini kita akan lihat kembali. Misalnya yang punya keahlian di pertanian maka kita tempatkan di pertanian. Jangan yang punya keahlian di pertanian lalu ditempatkan di perdagangan. Nanti tidak nyambung kerjanya. Dan inilah yang disebut penataan,” terangnya.

Disisi lain, dirinya akan menindaklanjuti apa yang disampaikan Gubernur Maluku Said Assagaff untuk meningkatkan kekayaan budaya MTB. Dengan memprioritaskan budaya tenun untuk digunakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab MTB. “Dalam sambutan pak gubernur tadi (kemarin), meminta agar budaya tenun ditingkatkan. Dan implementasi budaya itu adalah kain tenun. Karena kain tenun MTB ini tidak dimiliki daerah lain. Dan tenun sekarang menjadi icon orang Maluku. Maka nantinya kita akan terapkan kepada seluruh SKPD, BUMN dan BUMD untuk pakaian seragam dinas bernuansa tenun satu kali dalam satu minggu,” pesannya.

Menurutnya, adapun instruksi penting dari gubernur yang perlu dilakukan salah satunya adalah Blok Masela. Dimana Pemkab MTB perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan segala kebutuhan dan persiapan untuk dimulainya persiapan Blok Masela. “Kita akan mulai berkomunikasi dengan perguruan tinggi. Entah itu Unpati dan universtias lainnya untuk mempersiapkan SDM orang Tanimbar. Agar nanti ada yang bisa memenuhi kualifikasi tenaga kerja di bidang migas. Kita akan memprogramkan agar anak didik yang baru lulus SMA bisa kuliah di fakultas pertambangan atau intitut teknologi yang konsentrasinya di migas,” janji Fatlolon.(ISL)

Most Popular

To Top