Pencuri Bejat Perkosa Anak Korban – Ambon Ekspres
Berita Utama

Pencuri Bejat Perkosa Anak Korban

PELAKU : Tiga tersangka pelaku pencurian dan asusila yang diciduk polisi.-IST-

AMEKS ONLINE,–Tindakan nekat dilakukan tiga pemuda. Mereka mencuri sekaligus memperkosa anak pemilik rumah. Ketiga pemuda yakni Marjan Pelupessy alias Marjan (28), Mustaqim Lussy alias Aqim (26) dan Agus Salim Retob alias Agus (22).

Ketiganya tak berkutik setelah diciduk tim Subdit I Direktorat Reskrimum Polda Maluku. Mereka kini sudah dijebloskan ke Rutan Polda Maluku.

Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kombes Polisi Gupuh Setiyono menjelaskan, ketiga pemuda itu membobol rumah milik  J yang terletak di, Jalan Jenderal Sudirman Tantui, sekira pukul 03.30 WIT, Jumat (19/5). “Jadi kasus ini bermula saat ketiga pelaku berteduh disekitar rumah korban. Kemudian dua orang mendekati dan memeriksa rumah. Pelaku Marjan dan Mustaqim cungkil jendela lalu masuk. Sementara Agus menunggu diatas motor dan memantau kondisi disekitar rumah,” kata dia, kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (23/5).

Menurut dia, setelah masuk dan mengambil sejumlah harta benda yang ada di dalam rumah tersebut, keduanya kemudian keluar dari rumah. Namun beberapa saat, pelaku Marjan kembali masuk ke dalam rumah. Dia kemudian memperkosa anak pemilik rumah yang saat itu tertidur pulas. “Barang yang mereka ambil yakni uang tunai Rp 3 juta, cincin emas seberat 12,5 gram dan 5 buah HP,’’ terangnya.

Dijelaskan, anak perempuan pemilik rumah yang menjadi korban perkosaan masih berusia sekitar 7 tahun. ‘’Setelah melakukan tindakan bejat itu, kemudian para pelaku ini kabur,” jelas dia.

Dia menambahkan, saat diperkosa Marjan, korban sempat tersadar. Namun korban tidak bisa berbuat banyak, karena melihat benda tajam dipunggung pelaku. “Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi. Awalnya hanya laporan pencurian. Namun setelah ditanya, korban akhirnya menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada orang tuanya. Kasus asusila ini kemudian dilaporkan ulang ke polisi,” tuturnya.

Polisi bergerak cepat. Setelah diselidiki akhirnya ada petunjuk soal keberadaan pelaku. ‘’Kita berhasil temukan ketiga pelaku ditiga tempat yang berbeda. Mereka kita amankan dalam waktu yang berbeda. Untuk pelaku Marjan, kita amankan dikawasan Arema, Kompelks IAIN. Mustaqim di kawasan Kebun Cengkeh dan Agus di MCM saat berbelanja. Pelaku kita amankan pada Senin kemarin dengan sejumlah barang bukti,” beber dia.

Dirinya menambahkan, setelah diamankan dan diperiksa, ketiga pelaku sudah mengakui perbuatan mereka. Marjan juga mengaku telah melakukan tindakan asusila terhadap korban. “Kita sudah amankan mereka dan jadikan sebagai tersangka. Untuk tersangka Marjan merupakan residivis pencurian dan penganiyaan. Barang bukti yang kita temukan yakni 3 HP serta baju kaos warna hitam yang digunakan Mustaqim. Ada beberapa barang bukti yang masih di cari,” urainya.

Gupuh memastikan, pihaknya akan menangani kedua kasus dalam berkas yang berbeda. Yakni kasus pencurian lebih diutamakan, setelah itu baru kasus pemerkosaan. “Ketiga pelaku dijerat pasal 363 ayat 2 KUHPidana terkait pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun. Untuk kasus pencabulan nanti kita proses secara terpisah. Namun kita juga masih koordinasi dengan jaksa sehingga tersangka Marjan bisa lama dipenjara,” terang mantan Wadir Reskrimsus Polda Jawa Barat itu.

Untuk saksi, dia mengaku, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan barang bukti CCTV. “Saksi yang sudah kita periksa itu sekitar 9 orang. Kasus ini akan kita proses hingga tuntas. Untuk tersangka Marjan, akan kita BAP dalam dua berkas. Kasus pencurian dan kasus pencabulan terhadap anak dibawa umur,” kuncinya.(AHA)

Most Popular

To Top