Benarkah Satu Dari Enam Pemberontak Maute yang Tewas, WNI? – Ambon Ekspres
Internasional

Benarkah Satu Dari Enam Pemberontak Maute yang Tewas, WNI?

SIAGA: Tentara berjaga di Kota Marawi, Filipina. (REUTERS/Romeo Ranoco)

AMEKS ONLINE, – Hingga kini belum dapat dipastikan apakah ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam pemberontakan di dalam kelompok Maute dan anggota Grup Abu Sayyaf yang terafiliasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Marawi, Filipina.

Namun Pemerintah Filipina menyebut ada sejumlah orang asing termasuk WNI yang terlibat dalam pemberontakan tersebut. Status darurat militer di Filipina belum dicabut menyusul kondisi yang masih mencekam di Marawi. Tempat ibadah dirusak, pemimpin agama diculik, dan baku tembak militan dengan militer pemerintah masih terjadi.

“Orang Malaysia, orang Indonesia dari Singapura, dan jihadis asing lainnya,” kata Jaksa Agung Jose Calida dalam sebuah konferensi pers dengan pejabat Istana dan Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) di Davao City seperti dilansir Rappler, Sabtu (27/5).

Juru bicara AFP Brigjen Restituto Padilla, mengkonfirmasi bahwa 31 anggota kelompok Maute tersebut tewas dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah. Sebanyak 6 orang telah diidentifikasi sebagai orang asing, salah satunya WNI. Sedangkan status darurat militer masih diberlakukan selama 60 hari.

Menanggapi adanya dugaan WNI yang terlibat dan tewas dalam bentrokan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia Arrmanatha Nasir menegaskan pihaknya belum mendapatkan konfirmasi soal hal itu. “Perlu dikonfirmasi. Kalau berita Rappler saya belum ada konfirmasi,” kata Tata.

Tata menjelaskan ada 6 WNI Jamaah Tabligh lainnya yang tinggal di Marawi City (sejak bulan Mei 2017). Berdasarkan informasi dari salah satu dari mereka pada 26 Mei 2017 mereka telah berada di daerah Provinsi Lanao del Norte (sekitar 3 jam dari Marawi City). “Menurut mereka kegiatannya melakukan dakwah ke masjid-masjid,”

Most Popular

To Top