Astaga..! Dinkes Malra Temukan 31 Kasus Baru HIV/AIDS – Ambon Ekspres
Daerah

Astaga..! Dinkes Malra Temukan 31 Kasus Baru HIV/AIDS

ILUSTRASI/Net

AMEKS ONLINE,LANGGUR.- Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara berhasil menemukan 31 (tiga puluh satu) kasus penderita ‎penyakit Human Immuno Deficiency Virus (HIV)/ Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) pada periode Januari sampai April 2017.

Dengan penemuan terakhir ini berarti sejak ditemukan pertama tahun 1994 hingga 2017, sudah terapat 614 kasus HIV/Aids di Malra.

“Kita bisa lihat kasus pertama HIV/AIDS ditemukan tahun 1994, dan hingga tahun 2016 jumlahnya sudah mencapai 563, terdiri dari 198 kasus HIV dan 385 AIDS. Sedangkan selama Januari-April 2017 sudah terdata 31 kasus baru, empat di antaranya positif AIDS dan 27 lainnya positif HIV. Kalau dijumlahkan sejak 1994 hingga April 2017 sudah terdata 614 kasus, dengan penderita tersebar di seluruh kecamatan di Malra,” papar Kasie Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Malra, Abdul Azis, kepada Ameks Online di Tual, akhir pekan kemarin.

‎Menurutnya kasus HIV/AIDS dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Ini disebabkan pergaulan dan seks bebas yang menyimpang. HIV hanya dapat ditularkan melalui kontak langsung melalui darah atau cairan tubuh dari seseorang yang terinfeksi virus ini. Proses dari waktu terinfeksi HIV hingga menjadi penyakit AIDS berlangsung cukup lama.

Penderita HIV/AIDS di Malra didominasi kalangan ibu rumah tangga dengan jumlah 190 kasus, disusul pekerja seks komersial (92), petani (59), PNS (33), dan sisanya dari berbagai profesi Iain.

“Orang dewasa yang terinfeksi HIV termasuk dalam perilaku hidup beresiko adalah kebiasaan buruk menggunakan jarum suntik akibat ketergantungan narkoba atau napza dan berganti-ganti pasangan seksual tanpa pengaman,” ingatnya.

Diingatkan, para remaja dan orang dewasa yang terinfeksi HIV biasa tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala-gejala pada saat mereka terinfeksi. Bahkan, terkadang gejala-gejalanya baru kelihatan setelah 10 tahun atau lebih. “Selama masa tersebut, mereka dapat menularkan virus tanpa mereka sendiri mengetahui bahwa mereka mengidap virus tersebut,” jelas Azis.

Karena itu dia berharap warga masyarakat tetap waspada, tidak ganti-ganti pasangan, setia dalam pernikahan, dan menjauhi narkoba.

Dinkes Maluku Tenggara akan terus melakukan pendataan penderita HIV/AIDS secara “mobile” dari rumah ke rumah dan dari pemukiman satu ke yang lainnya, yang dianggap rawan penularan.

Selain itu pihaknya juga menyiapkan enam layanan kesehatan untuk pemeriksaan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).” Pada 2016, Dinkes Maluku Tenggara sudah menyiapkan enam layanan kesehatan untuk pemeriksaan ODHA yakni di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, RS Hati Kudus Langgur, Puskesmas Kolser, Debut, Rumat. dan Puskesmas Elat (Kei Besar),” imbuhnya.
(M1)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!