Suyatno Segera Ditangani

by
BUTUH PERHATIAN : Suyatno yang menderita penyakit aneh sehingga di bagian kepala dan tangannya tumbuh sisik menyerupai tempelan kayu berwarna putih kekuningan-kuningan. Tampak dia sedang bersama Fino yang sempat berkunjung ke rumahnya di o di Kecamatan Waelata.-IST-

PENYAKIT KULIT BIASA
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Maluku,  dr Meykal Pontoh mengatakan, pihaknya segera melakukan penanganan terhadap Suyanto (48). Menurut dia, yang diderita adalah penyakit kulit biasa. Namun karena tidak mendapatkan pertolongan medis maka penyakit tersebut menjalar ke seluruh tubuh. “Itu bukan penyakit langka, tetapi itu penyakit kulit. Tapi karena tidak diobati dengan baik akhirnya menjalar di badan. Segara kita tangani,” jelas Pontoh kepada koran ini di Ambon, Senin (29/5).

Menurut dia, jauh sebelum muncul ke publik, pihak Dinas Kesehatan Maluku telah menerima laporan dari masyarakat maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terkait penyakit yang diderita Suyatno. “Minggu lalu, kami sudah terima laporan. Dan saat itu juga saya langsung perintahkan Kadis Kesehatan  Buru untuk segera melakukan penanganan medis terhadap yang bersangkutan,” kata dia.

Tak hanya penanganan medis, mantan Dirut RSUD Tulehu ini juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Buru segera merawat Suyatno ke RSUD Namlea. “Saya sampaikan segera rawat di RSUD Namlea. Kalau memang belum mampu menangani, segara rujuk ke RSUD dr Haulussy Ambon, biar dirawat lebih lanjut,” tuturnya.

Wanita berkerudung ini mengaku, sebelum dirujuk ke RSUD dr Haulussy Ambon, Dinas Kesehatan Buru telah melaporkan kepada Bupati Buru untuk mendaftarkan Suyatno sebegai peserta BPJS Kesehatan. “Sebelumnya, telah dilaporkan ke bupati untuk didaftarkan sebagai peserta BPJS dan disiapkan biaya rujukan, termasuk transport maupun biaya hidup bagi pendamping selama di rawat di RS Haulussy oleh pemerintah kabupaten,” bebernya.

Namun hingga sore kemarin, kata Pontoh, pihaknya belum menerima laporan lanjutan dari Dinas Kesehatan Buru, terkait kondisi kesehatan Suyatno maupun persiapan rujuk dari Namlea ke Ambon. “Sampai saat ini belum ada laporan. Nanti coba untuk menghubungi kadis kabupaten lagi. Kalau sudah akan saya sampaikan perkembangannya. Harapan kami memang yang bersangkutan segera dirujuk untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan,” tandas Pontoh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suyanto (48), salah satu warga Desa Waeleman, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru mendadak heboh. Pria yang berprofesi sebagai tukang bangunan ini mengidap penyakit yang tergolong tidak biasa (langka). Namun untuk pengobatan, dia butuh perhatian pemerintah. Penyakit ini sudah dideritanya lebih dari satu tahun.

Sementara itu, informasi lain yang dihimpun koran ini di Kabupaten Buru menyebutkan, untuk dapat mengobati Suyanto, beberapa pemuda di daerah itu membentuk posko penggalangan dana.(AHA)

2 of 2Next