Nasdem Gratiskan Pendaftaran – Ambon Ekspres
Berita Utama

Nasdem Gratiskan Pendaftaran

SUMBER DAYA : Gubernur Maluku Said Assagaff dan Rektor ITB Prof Dr Kadarsah Suryadi menandatangani nota kesepahaman terkait pendirian Institus Teknologi Ambon (ITA). Penandatangan ini guna mendukung penciptaan SDM dalam pengelolaan Blok Masela.

Terkait Pelaksanaan Pilkada

AMEKS ONLINE,– Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dalam waktu dekat juga akan membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku untuk Pilkada 2018. Namun, partai ini tidak akan meminta bayaran apapun kepada kandidat yang mendaftarkan diri.

Komitmen Partai Nasdem ini  berbeda dengan PDI Perjuangan yang mematok biaya pendaftaran sebesar Rp 150 juta untuk bakal calon gubernur dan Rp 75 juta untuk bakal calon wakil gubernur. Partai besutan Surya Paloh ini konsisten tidak ada mahar politik dalam pilkada. “Kalau kepastian itu belum ada. Tetapi kalau rencana sudah pasti ada. Dan DPW Nasdem berencana membuka pendaftaran setelah selesai Idul Fitri. Arahan DPP sudah ada. Namun kita sementara fokus dengan ibadah. Setelah ini baru kita akan buka pendaftaran,” tandas Ketua DPW Nasdem Maluku, Hamdani Laturua kepada Ambon Ekspres, Selasa (30/5).

Diakuinya, DPW Nasdem berbeda dengan partai politik lainnya. Dengan semangat restorasi, tentu DPW Nasdem akan membuka pendaftaran bakal calon secara gratis. Bukan saja untuk Pilgub Maluku, tetapi berlaku juga untuk Pilkada Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. “Sudah menjadi konsep baku, bahwa kita proses politik untuk pilkada gubernur, bupat/walikota itu tanpa mahar. Artinya pendaftaran tidak ada mahar,” terangnya.

Disinggung soal anggaran sosialisasi dan survei bakal calon, kata mantan Caleg DPRD Maluku 2014 ini,  akan ditangung sendiri oleh Partai Nasdem. “Memang sosialisasi bakal calon dan survei serta berbagai administrasi itu membutuhkan biaya. Tetapi Nasdem Maluku nantinya yang akan menanggung semua itu. Dan bahkan setelah pendaftaran selesai, mungkin dalam waktu 1 bulan, rekomendasi Nasdem bisa langsung diberikan kepada bakal calon,” beber Laturua.

Dikatakan, informasi dirinya maju sebagai bakal calon wakil gubernur hanyalah wacana semata. Karena dia masih sementara fokus terhadap pengembangan partai kedepan. Namun untuk arah Nasdem kedepan, Laturua menilai, akan tetap melakukan survei. “Prinsipnya, Nasdem bersandar pada hasil survei. Manakala ada event pilkada kabupaten/kota maupun provinsi, maka tentu survei dulu. Kalau elektabilitas dan akuntabilitas, reatingnya tinggi dari yang lain, bersih diri, bersih lingkungan, maka tentu Nasdem akan mengusung yang bersangkutan sebagai calon untuk bertarung,” pungkas Laturua.

Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan DPD PDIP Maluku, Tobhyend Sahureka mengatakan, ada biaya pendaftaran yang dikenakan kepada masing-masing bakal calon saat mendaftar di DPD PDI Maluku. Untuk bakal calon gubernur sebesar Rp 150 juta dan wakil gubernur Rp 75 juta.

Namun bagi kader PDIP yang mendaftar mendapat potongan 25 persen. Biaya pendaftaran ini akan dialokasikan untuk mendukung proses seleksi bakal calon yang sudah melakukan pendaftaran. Termasuk juga rapat kerja cabang dan didampingi DPD. Juga ada urusan DPD ke DPP ditambah konsultan survei hingga pelaksanaan administrasi yang ada di DPD hingga memasuki proses penetapan bakal calon.  “Jadi sampai penetapan Agustus mendatang, sekitar minggu kedua. Jadi dana tersebut akan kita gunakan untuk sosialisasi bakal calon secara merata di 11 kabupaten/kota. Jika masih ada sisanya maka masuk pada kas sekretariat partai,” kata dia.(ISL)

Most Popular

To Top