Bulan Puasa, 17 Pasangan Mesum Diciduk Polisi – Ambon Ekspres
Metro Manise

Bulan Puasa, 17 Pasangan Mesum Diciduk Polisi

AMEKS ONLINE– Mabok, mesum, dan tindak kejahatan masih nekad dilakukan sejumlah warga di bulan puasa. Belasan orang terjaring razia karena melakukan tindak kejahatan ini. Ada yang malu, ada pula yang acuh saat tertangkap polisi.

ereka terjaring dalam razia, Rabu (31/5) yang dilakukan polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja. Sejumlah tempat didatangi, termasuk penginapan kelas melati. Belasan pasangan terjaring karena mesum.

Sejumlah pemabok, dan waria pun juga terjaring razia. Mereka kemudian di giring ke Mapolres Ambon untuk dilakukan pembinaan. Razia dimulai pukul 23.00 Wit dan berakhir, Kamis (2/5) dini hari 01.00 Wit.
Razia dipimpin langsung Kepala Bagian Operasional Polres Pulau Ambon Kompol Bachri Hehanussa dengan melibatkan sedikitnya 165 personil gabungan Polres dan Pamong Praja dengan sasaran operasi beberapa penginapan, lokasi Ambon Plasa (Amplas), dan Terminal Mardika.

Bachri mengungkap dalam razia yang dilakukan di 4 penginapan di pusat kota ditemukan sebanyak 17 pasangan mesum, 9 orang Waria, dan 12 orang pemuda yang mengkonsumsi miras dilokasi Amplas dan Mardika. Personil yang dilibatkan sebanyak 135 personil. Polres 135 dan 30 personil Satpol Pp Pemkot,” tandas Hehanusa.
Setelah diamankan, dan didata, sejumlah pasangan mesum yang diamankan karena tidak memeliki identitas jelas. Setelah diambil identititas mereka kemudian dilakukan pembinaan, selanjutnya dipulangkan.” Mereka kita berikan bimbingan kemudian dikembalikan,” tuturnya.

Aelain melakukan operasi Pekat Siwalima yang berlangsung selama 10 hari di awal Ramadan ini juga akan akan dilaksanakan Operasi Rahmadaniah jelang perayaan Idul Fitri. Operasi ini yang akan dilakukan untuk mengantisipasi masuknya orang-orang asing di Maluku tanpa identitas.
“ Untuk itu melalui razia yang dilakukan ini kita juga menghimbau Masyarakat untuk mengurangi kegiatan-kegiatan tidak diinginkan dalam bulan suci Ramadan seperti judi, miras dan lainnya. Dihentikan guna menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat selama bulan Ramadan ini,” pesanya.(ERM)

Most Popular

To Top